By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Terungkap, 49 Ribu Warga Ngawi Terancam Kehilangan Hak Mendapatkan Bansos
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Terungkap, 49 Ribu Warga Ngawi Terancam Kehilangan Hak Mendapatkan Bansos
KABAR JATIM

Terungkap, 49 Ribu Warga Ngawi Terancam Kehilangan Hak Mendapatkan Bansos

Redaksi
Last updated: 10 Februari 2020 2:52 pm
Redaksi
Published: 10 Februari 2020
Share
SHARE

PRN NGAWI – Patut disayangkan keberadaan data kemiskinan di Ngawi diketahui belum sepenuhnya valid atau ada titik kejelasan di awal tahun 2020 ini. Termasuk dalam melakukan pendataan terhadap warga miskin di wilayah tersebut. Dampaknya pun jelas, sebagian besar warga miskin terancam kehilangan hak memperoleh bantuan sosial dari pemerintah.

Dan terungkap ada 49 ribu warga miskin dari 418 ribu warga yang tercover di Data  Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinas Sosial (Dinsos) Ngawi tidak sinkron dengan data Dukcapil di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal itu terungkap setelah Komisi 2 DPRD Ngawi melakukan rapat hearing dengan Dinsos Ngawi dalam menindaklanjuti permasalahan sosial.

“Tujuan daripada rapat hearing tadi tidak lain untuk melihat sejauh mana Dinsos Ngawi dalam memainkan tugas kerja sesuai tupoksinya. Apalagi dari hasil rapat tadi akhirnya mengetahui ada permasalahan yang harus diselesaikan,” terang Siswanto Ketua Komisi 2 DPRD Ngawi, Senin, (10/02).

Kata legislator dari PKS tersebut pihaknya meminta Dinsos Ngawi untuk segera menyelesaikan data penerima hak bantuan sosial secara akurat lagi. Jika tidak tepat waktu dalam melakukan update data pihaknya khawatir penerima bantuan sosial dari pemerintah kehilangan hak.

Ditempat yang sama Tri Pujo Handono Kepala Dinsos Ngawi membenarkan adanya data kemiskinan yang tidak valid dengan Kemendagri sejak dilakukan pendataan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2011. Ia mengungkapkan ketidaksinkronan data itu karena beberapa faktor mulai nama atau identitas penerima bisa juga menyangkut Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak sinkron lagi di data Kemendagri.

“Maka mendasar permasalahan seperti itu tadi perintah dari Kementerian Sosial datanya harus dipadankan secara benar baik itu nama maupun NIK nya jangan sampai ada kekeliruan lagi,” ungkap Tri Pujo.

Sebagai solusinya dalam mengurai validitas data kependudukan pihaknya menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Ngawi. Juga dibeberkan Tri Pujo, dari 49 ribu data kemiskinan ketika dicermati lagi sudah ada 4 ribu yang sudah padan, artinya sesuai baik nama maupun NIK yang tertera. Dan sisanya sekitar 45 ribu data kemiskinan bakal disetorkan ke Disdukcapil Ngawi untuk dilakukan pemadanan.

“Sesuai jatuh temponya harus kita selesaikan pada 20 Maret 2020 nanti dan masuk pada proses pengesahan di bulan April atau satu bulan kemudian. Data kemiskinan yang dikatakan error itu yang difasilitasi Dinsos paling banyak terkait PKH dan bantuan pangan non tunai (BPNT-red). Dan kita optimis dengan target yang diberikan itu akan terselesaikan,” pungkas Tri Pujo. (Jatmiko).

You Might Also Like

Prosesi Penyerahan Bendera NU Dari ketua PC NU Sumenep Kepada Bupati Sumenep Di Acara Perayaan Hari Santri
Polresta Banyuwangi Gelar Apel Kesiagaan Pengamanan KTT G20
Lagi, Satreskrim Polresta Sidoarjo Ungkap Truk Modifikasi Angkut BBM Bersubsidi
PC NU bersama MWC Ngoro Mojokerto Peduli Warga Kekurangan Air Bersih
Kasdim 0825 Banyuwangi Bersama Gubernur Jatim Laksanakan Penanaman Bibit Mangrove
TAGGED:Data StatistikNgawi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan

Redaksi
By Redaksi
5 Oktober 2026
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?