PRN Ngawi – Sudah hampir satu bulan talut di dusun Ngantru desa Ngawi ambrol cukup parah.
Panjang talut yang ambrol sekitar 10 meter dan cukup dalam. Bila pengendara melewati jalan dekat makam, leluhur Ngawi, Ki Pringgo Kusumo ini tidak hati-hati bisa terperosok dan akibatnya sangat fatal.
Untuk mencegah terjadinya resiko, sementara hanya diberi pembatas karung berisi pasir. Bila tidak segera diatasi kemungkinan kerusakan akan lebih meluas ke badan jalan.
Akses menuju makam leluhur Ngawi dan beberapa Desa sekitar akan terputus. Pemerintah Kabupaten Ngawi pasti tak mau bila dianggap tidak peduli kepada leluhurnya.
Makam Ki Pringgo Kusumo yang setiap menjelang Hari Jadi Ngawi dikunjungi Bupati beserta para pejabat Kabupaten Ngawi perlu mendapat perhatian lebih besar. Selain kondisi jalan yang sekarang terancam putus, kondisi makam perlu dirawat. Makam leluhur ini bisa menjadi aset wisata sejarah dan budaya. Tinggal bagaimana mengelolanya.
Mengingat pentingnya jalan sebagai fasilitas umum, maka seharusnya pihak yang berwenang segera turun tangan. Talut sepanjang jalan menuju makam leluhur Ngawi, kini separuh lebih dalam keadaan rusak.
Beberapa titik sudah roboh dan terus meluas. Warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian tak bisa berbuat banyak. Hanya bisa melakukan antisipasi semampunya.
Semoga pihak-pihak yang terkait segera turun ke lokasi dan mengambil langkah terbaik. (Bd/ jatmiko.)

