close
HUKUM

Diberitakan Legalitas Kandang Ayam Pule Patut Dipertanyakan, Management KSU Joper Insan Mandiri Angkat Bicara

PRN KEDIRI – Polemik berdirinya kandang ayam yang mengatasnamakan KSU Joper Insan Mandiri di desa Pule kecamatan Kandat Kediri menjadi memanas, baik dari pihak KSU dan pihak lain yang tidak memiliki kapasitas di persoalan ini turut ambil bagian mengklaim media dan nara sumber tidak obyektif dan terkesan menyudutkan dan berindikasi pada bentuk intimidasi.

Mengulas kembali persoalan berdirinya kandang ayam yang mengatasnamakan KSU Joper Insan Mandiri di desa Pule, secara social masyarakat usaha ini sangat membantu perekonomian warga serta minimal mengurangi angka kemiskinan karena dengan berdirinya kandang ayam di Desa Pule, masyarakat atau warga Pule sebagian dapat bekerja mengais rejeki di daerahnya tanpa jauh-jauh keluar kota.

Namun dalam pemeberitaan terdahulu menitik beratkan pada persoalan internal legalitas perusahaan atau KSU yang digunakan sebagai alat untuk melancarkan usahanya dan dampak negatif yang berupa bau tak sedap dan semakin banyaknya lalat karena peternakan ayam tersebut yang menjadi persoalan warga Pule.

Baca Juga : https://penarakyatnews.id/2020/04/06/warga-pule-resah-bau-busuk-ternak-ayam-jadi-penyebab/

Hal ini yang menjadi alasan Andik bersama warga lainnya yang berdampak mengklarifikasi dan menjembatani warga agar tidak berbuat anarkis karena  Andik selain menjadi warga yang ikut terdampak yang jarak rumahnya hanya o meter sampai 20 meter dari kandang ayam tersebut, juga Andik yang dianggap mengerti hukum oleh warga Pule untuk menghadap ke pemerintahan desa Pule dengan didampingi Babinkamtibmas dan Babinsa Pule di balai desa Pule beberapa waktu yang lalu.

Masih seputar keterangan Andik saat dikomfirmasi redaksi Pena Rakyat News, bahwa mulai kurang lebih 6 bulan yang lalu atau awal pembangunan sampai bangunan berdiri, sampai diisi ayam ternaknya dan menimbulkan bau dan banyaknya lalat, pihak yang mengatasnamakan KSU Joper Insan Mandiri belum pernah sekalipun sosialisasi atau minta ijin dari warga sekitar yang terdampak.

Sementara menurut keterangan Bayu selaku Mannager di KSU Joper Insan Mandiri saat duduk bersama dengan awak media Pena Rakyat News, LSM dan Media lain, dirinya menyangkal dan merasa keberatan dengan adanya statemen yang mengatakan KSU Joper Insan Mandiri diduga abal-abal pasalnya Bayu menerangkan bahwa KSU Joper Insan Mandiri sudah memiliki ijin usaha dengan nomor induk berusaha : 022007122676 beralamat di Jl Erlangga Rt 007 Rw 002 Gogorante Ngasem Kediri tertanggal 27 Januari 2020.

Masih dalam keterangan Bayu, dirinya juga mengakui bahwa ijin pendirian kandang dan usaha ayam di desa Pule belum selesai, bahkan menurutnya ada kendala karena adanya intervensi dari Andik sehingga yang semula warga sudah setuju menjadi tidak mau tanda tangan dan terkait bau busuk, Bayu menyangkal kalau bau dan banyaknya lalat itu dari kandangnya, tapi dari kandang sebelah selatan yang bukan milik KSU.

“Sebenarnya pihak kami sudah muter-muter ke warga dan warga juga tidak ada masalah namun setelah kami mendapat rekom dari Pemda dan balai POM warga tiba-tiba tidak mau tanda tangan dengan alasan takut dengan pak Andik….saya sudah melaporkan pak Andik ke Propam dan Polda Jatim, kami tidak terima….” Penggalan kalimat yang terucap dari Bayu. (Bram).

Ralat statement dari KSU Joper Insan Mandiri :
– Tertulis statemen dari Bayu Manager KSU Joper Insan Mandiri pada edisi tayang tanggal 08 april 2020. dan yang benar adalah statement saling melengkapi  dari Bayu (Manager) dan Yudi (Yang mengaku selaku Pemilik KSU Joper Insan Mandiri). 10.04.2020.
Tags : KediriTidak Terima Diberitakan

Leave a Response

*