PRN SUMENEP | Bagi pencinta kuliner, masakan khas kabupaten Sumenep ujung timur Pulau Garam Madura banyak beraneka masakan, salah satunya seperti KALSOT adalah perpaduan dua jenis kuliner Kaldo dan Soto yang di jadikan dalam satu porsi membuat lidah pencinta kuliner bergoyang, yang berlokasi di daerah pasar pabrik, utara kantor PT. Garam Kalianget, desa Kalianget Timur, kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Senin 04/05/2020.
Kalsot (Kaldo Soto) tersebut terbuat dari dua jenis racikan kuliner Kaldu dan soto yang terdiri dari kikil sapi, daging sapi, tulang sapi dan kacang ijo (kaldo), yang memiliki rasa kaldo yang tercampur sapi membuat rasa sensasi tersendiri bagi pencinta kuliner.
Peracik dan Penjual kuliner KALSOT di kota tua Kalianget pertamakali adalah Marsu’iya sejak tahun sekitar 80-an, yang kini usaha kuliner tersebut diteruskan oleh putrinya yang bernama Ibu Aton, yang berbeda di lapangan sepakbola adirasa daerah pasar pabrik, utara kantor PT. Garam Kalianget, desa Kalianget Timur, yang buka setiap hari mulai pukul 15.00 sampai pukul 22.00 wib. Untuk hari Kamis (malam Jumat) libur dan bulan Puasa juga libur sampai usai lebaran ketupat.

Kuliner Kalsot Kokot yang ditemani oleh korkit (terbuat dari pohong)
Bagi wisatawan pecinta kuliner yang pingin merasakan kuliner Sumenep khususnya Kalsot datang langsung ke Sumenep di kota tua Kalianget, di Warung ibu Atun, dengan menyediakan 3 menu makanan, yaitu, Kaldu sapi (dari kacang ijo dan daging sapi), Soto daging, dan Kalsot (Kaldu campur Soto). Untuk minuman sendiri, layaknya seperti warung-warung pada umumnya, yaitu : es teh/hangat, es jeruk/hangat dan minuman botolan.
Tempat warungnya tergolong kecil dan sederhana, tapi cukup begitu ramai pembeli sampai antri nunggu giliran, tempatnya nyaman untuk menyantap hidangan makan sore dan malam anda bersama kerabat dan keluarga. Tempatnya pas pinggir jalan raya enak buat parkir mobil dan dengan sirkulasi udara yang menyegarkan tidak membuat jenuh.
Menurut keterangan yang dihimpun dari ibu Atun Harga /porsinya adalah sebagai berikut :
–Kaldu, Soto, dan Kalsot tanpa Kokot (kikil) : Rp. 10.000,-/porsi
– Kaldu, Soto dan Kalsot menggunakan Kokot (Kikil) : Rp. 35.000,- hinga Rp. 45.000,- /porsi, dengan menyesuaikan harga kokot (kikil sapi) di pasaran. Jadi bisa dibayangkan betapa fresh nya daging sapi yang baru di sembelih kemudian dijual dipasar dan diolah menjadi hidangan kalsot/kaldu/soto kokot.
“Saya hanya melayani pembeli yang datang ke warung mas, tidak sanggup untuk melayani pesanan banyak dari luar, karena melayani pembeli diwarung saja sudah kewalahan tenaganya tidak sanggup”. Ucap ibu Atun pada awak media dirumahnya, Senin 04/05/2020.
Bagi wisatawan dan pecinta kuliner yang ke Madura khusunya area Sumenep yang mencari tempat wisata alam dan religius, wajib mampir untuk keliling di kota tua Kalianget yang penuh dengan sejarah peninggalan Belanda terdahulu dan mampir di warung KALSOT milik ibu Atun putri dari Marsu’iya khusus bagi pecinta kuliner yang ingin mengetahui rasanya Kalsot khas Kota tua Kalianget yang begitu enak dan mantap banget. (Erfandi)

