PRN KEDIRI | Covid-19 merupan momok yang paling membawa pengaruh besar dalam dua bulan terkahir ini, hal ini dikarenakan virus covid-19 mampu menular dari beberapa cara yang sering kali tidak pernah kita ketemui. Sehingga pandemi covid-19 ini mampu melemahkan sektor-sektor perekonomian dan kestabilan suatu wilayah yang sudah terdapat pasien yang berstatus positif covid-19. Pada hari Jumat (15/05/2020) sekitar pukul 08.00 wib.
SPKT Polsek Pesantren Kota mendapat laporan dari warga lingkungan sekitar Dadapan Kelurahan Tinalan Rt. 01 Rw. 10 Kecamatan Pesantren Kota Kediri bahwasannya ada penemuan mayat.
Mayat tersebut ditemukan oleh kepolisian Polsek Pesantren Kota dengan menggantung menggunakan tali tampar. Setelah dilakukan olah TKP dapat di simpulkan korban bernama TUKIRAN (71), yang beralamat di Lingkungan Dadapan Kelurahan Tinalan Rt. 01 Rw. 10 Kecamatan Pesantren Kota Kediri.
Kabid humas Polsek Pesantren Kota menceritakan bahwa kronologis kejadian ini berawal pada saat seorang saksi yang bernama PAINO (menantu korban) akan mengambil paku di ember yang berada tepat di pekarangan belakang rumah, mengetahui akan hal ini korban sudah dalam keadaan menggantung dengan menggunakan tali tampar berwarna hijau di sebelah rumah korban tepatnya di belakang rumah milik SUSILO dekat bekas kandang puyuh milik SUSILO.
Mengetahui hal tersebut kemudian saksi menghubungi ketua RT dan membuat laporan kepada polsek setempat. Untuk kondisi korban yang ditemukan di TKP tidak ditemukan tanda tanda atau bekas kekerasan dan kejadian ini adalah murni bunuh diri.
Seletah pihak yang berwajib menanyai beberapa saksi dan warga sekitar latar belakang Tukiran (71) nekad melakukan aksi bunuh diri dikarenakan anak korban setelah dilakukan rapid test potitif terkena virus Covid-19. (Bram/asa)

