close
KABAR JATIM

Disinyalir Menyalahgunakan Wewenang Anggota BPD ‘Dituntut ‘ Mundur

PRN MOJOKERTO | Pada malam hari ini hari Rabu tanggal 27 mei 2020 di balai desa Pohkecik Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto, Kepala desa, MUSPIKA dan perwakilan warga Pohkecik mengadakan rapat membahas pencopotan seorang anggota BPD. 37/5/20.

Anggota BPD atas nama Kasiadi dirasa oleh beberapa warga khususnya dusun Kesamben desa Pohkecik, telah melakukan tindakan yang melebihi wewenang dirinya sebagai anggota BPD.

Menurut keterangan AG (inisial) warga Kesamben, dirinya bersama dengan 53 warga Kesamben RT. 05 RW. 02 pada tanggal 20/5/20 telah menandatangani surat pernyataan yang meminta kepada kepala desa Pohkecik agar mencopot jabatan Kasiadi sebagai anggota BPD.

Hal ini senada yang disampaikan oleh Moh. Ali selaku kepala dusun Jangkang, dirinya menyerap rumor tak sedap dari warga Kesamben dan pembicaraan tingkat perangkat desa Pohkecik bahwa warga menghendaki Kasiadi dicopot dari jabatannya sebagai anggota BPD karena dirasa apa yang selama ini dilakukan Kasiadi melebihi kapasitasnya sebagai anggota BPD.

Masih dalam sumber perangkat desa Pohkecik,  dalam laporan warga yang masuk ke desa Pohkecik, RT/RW/Kasun Kesamben telah mendata warga yang layak menerima BLT, namun oleh Kasiadi data tersebut dirubah dan muncul nama-nama yang diduga keluarganya dan notabennya mampu atau tidak layak menerima BLT, hal ini yang menjadi dasar polemik yang berkembang.

Sementara dalam keputusan rapat pihak desa telah menerima surat pengunduran diri dari anggota BPD atas nama Kasiadi dan akan segera diproses, sedangkan terkait warga yang layak mendapatkan BLT namun tidak dapat, pihak desa Pohkecik akan memperjuangkan agar menerima BLT, pihak desa juga akan mencabut nama-nama orang yang tidak layak menerima BLT. (TIM PRN).

Tags : BPD Dituntut MundurMojokerto

Leave a Response

*