close
HUKUM

Diduga Melakukan Perbuatan Melawan Hukum, PT MEGA FINANCE dan Honda Galaxy “Diperkarakan” LPK YAPERMA

PRN KEDIRI | Sungguh kurang patut dilakukan diduga Marketing PT MEGA FINANCE Kediri telah memalsukan tanda tangan calon nasabah yang tidak di ACC dan muncul piutang.

Hal ini terjadi terhadap pasangan suami istri Siti Salamah dan Aris Jatmiko warga jalan Pahlawan Kusuma Bangsa Pare Kediri, yang 6 bulan silam mengajukan kredit sepeda motor Scupy di dealer Galaxy Pare dan tidak di ACC oleh PT MEGA FINANCE Kediri, tiba-tiba selang 5 bulan muncul tagihan.

Saat dikonfirmasi Pena Rakyat News Aris Jatmiko terlihat sangat kecewa dan malu dengan kejadian ini, pasalnya saat itu setelah dirinya tidak di setujui pengajuan kreditnya di PT Mega Finance data foto kopy pengajuannya diminta namun tidak diperkenankan, hanya uang muka yang sudah di setor ke dealer yang dikembalikan sebesar 2 juta.

” Saat itu saya mengajukan Scupy tapi tidak di ACC kok sekarang muncul tagihan atas nama istri saya dengan unit Vario, ini jelas pemalsuan dan saya dibuat malu” ucap Aris Jatmiko.

Sementara menurut Tedy Kepala Cabang Dealer Galaxy Pare, menerangkan bahwa saat itu pihak Galaxy menerima berkas yang sudah di ACC oleh pihak Mega Finance dan langsung nasabahnya mengambil langsung kendaraannya ke dealer Galaxy, namun sayangnya pihak Dealer Honda Galaxy tidak dapat menunjukkan bukti dokumen serah terima unit dan lainnya kepada Kami selaku tim Kuasa dari Siti Salamah.

Lebih lanjut menurut Samsul dari LPK YAPERMA, dirinya sudah sempat bertemu dengan Dodik dari pihak Mega Finance, dan Dodik mengakui hal ini disebabkan atas keteledoran dari pihaknya (PT Mega Finance, red), Dodik berharap masalah ini dapat diselesaikan kekeluargaan. Pungkas Samsul menerangkan hasil pertemuannya dengan pihak Mega Finance.

Lebih dalam menurut Irfai, S.H kuasa hukum dari Siti Salamah, dirinya telah melakukan gugatan sederhana di Pengadilan Negeri Kab. Kediri terhadap PT Mega Finance Kediri dan Honda Galaxy Pare, seraya menunjukkan bukti nomor perkara 42/Pdt.G.S/2020/PN Gpr.

Lanjut Irfai, dirinya bersama tim LPK YAPERMA juga secepatnya melaporkan perihal ini ke Polda Jatim atas dugaan pemalsuan data serta dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Mega Finance Kediri dan Honda Galaxy Pare. (Gunari/Bram).

Tags : KediriMega Finance Digugat

Leave a Response

*