PRN MOJOKERTO | Langkah Perkumpulan MOI Media Online Indonesia ( MOI ) makin mantap, bahkan dapat diprediksi meninggalkan organisasi media yang lain dalam kaitan peningkatan kualitas wartawan.
Bukti konkrit DPP MOI pasca Rapat Kerja Nasional ( Rakernas ) Nopember 2019 telah menjalankan rekomendasi Rakernas, salah satunya meningkatkan mutu wartawan yang tersebar di berbagai media online di Indonesia.
Agung Santoso selaku Ketua DPW MOI Jawa Timur sangat antusias untuk membentuk struktur kepengurusan wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, mengingat potensi perusahaan media dan keanggotaan pekerja media di Mojokerto sangat luar biasa.
Dalam kesempatan yang luar biasa Agung Santoso bertempat di Redaksi Media Radar Indonesia Mlirip Mojokerto Agung berhasil mengundang berkisar 30 orang dari kalangan pemilik perusahaan media, pimpinan redaksi dan biro media yang berada di Mojokerto Kota dan Kabupaten untuk membahas kepengurusan lama yang kurang berjalan dan langsung membentuk kepengurusan baru sesuai dengan petunjuk serta arahan MOI Pusat.
Sementara menanggapi intruksi dari Mardianto terkait kekawatiran terhadap eksistensi pengurus MOI kabupaten Mojokerto yang lama, Agung Santoso menerangkan bahwa semua sudah dikordinasikan dengan yang bersangkutan dan yang bersangkutan juga sudah diundang untuk pembentukan struktur baru namun yang bersangkutan menyatakan mundur dari MOI.
Hasil akhir pada hari Sabtu tanggal 3 Oktober 2020 telah terpilih secara simbolis Ketua MOI Kabupaten Mojokerto dipercayakan kepada Yadi, S.IP dan Ketua MOI Kota Mojokerto dipercayakan kepada Mardian, harapan bersama dengan hadirnya MOI di Mojokerto dengan struktur yang baru ini, dinamika dan kerjasama antar media, pemerintah dan swasta dapat terjalin dengan baik serta MOI Mojokerto harus membuat program dan trobosan-trobosan untuk kemajuan positif media khususnya di Mojokerto. (sh07)

