PRN SIDOARJO | Sering terjadi dikalangan warga tidak mampu disaat keluarga meninggal dunia mengeluhkan biaya Ambulance mahal, mau tidak mau keluarga harus mengeluarkan biaya tersebut karena harus pakai ambulance.
“Innalillahi Wainnailaihi Rojiun”
Berita meninggal dunia Sri Indawati Warga perumahan Taman Anggun Sejahtera III Blok H4 no 7 RT, 58 RW, 09 disiarkan lewat Masjid Al Ittichad pagi jam 05,00 Wib. Senin 19/10/2020.
Yudi Irawan selaku penasehat dan Muhammad Junaedi bendahara Paguyupan Rukun Warga (RW) Perumahan Taman Anggun Sejahtera III Desa Grabagan Kec, Tulangan Kab, Sidoarjo mendapat informasi bahwa ada warga meninggal dunia dan membutuhkan Ambulance.
Budi juga anggota Paguyupan dimintain tolong sama Yudi karena rumahnya berdekatan sama Yulianto memberitahukan untuk mencarikan ambulance.
Yudi Irawan sambil mengeluarkan mobil menanyakan ke H. Jaenul tentang kebutuhan pemakaman untuk dibeli perlengkapan pemakaman.
“Kalau belum sekalian dibelikan sekarang mumpung masih pagi”
Ditempat terpisah Yulianto dari media PRN juga tergabung di Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) menghubungi Bripka saut binsar.H.Manurung,SH anggota Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga termasuk anggota The First Two Thousand and Three (TFTT) Jatim untuk dibantu dikirimkannya ambulance pengantar jenasah dari TFTT.
Saut Binsar.H.Manurung, SH, bahwa Ambulance TFTT bisa dipakai siapa saja yang membutuhkan baik warga Surabaya maupun warga luar kota surabaya.” Ujar Binsar lewat Telp Aplikasi WhastApp.
Berbeda keterangan Didik selaku Driver ambulance TFTat juga karyawan Assalam Ibnu Djafar Rencar. Saat datang menjemput jenasah merasakan sangat bahagia karena bisa membantu warga yang kurang mampu.
“Saya sangat senang mas bisa membantu warga kurang mampu lagi hari ini”
Penulis : yuli

