PRN SIDOARJO | Achmad Rubai memotivasi kader PAN memenangkan Paslon No. 3, saat konsolidasi DPC dan DPRt. Waru-Gedangan, Jum’at 6/11/2020 malam
Partai Amanat Nasional (PAN) Jatim berkeyakinan paslon no.3 Sidoarjo 2020 Kelana Aprilianto-Dwi Astutik mampu merampungkan proyek Frontage Road (FR) Buduran-Waru kala diamanahi memimpin Kabupaten Sidoarjo.
Selain komitmen terhadap kemakmuran masyarakat Sidoarjo, paslon ini dinilai mempunyai kemampuan lobi-lobi dan jaringan ke pemerintah pusat dan pemprov Jatim.
Ini disampaikan oleh Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) PAN Jatim, Achmad Rubai, saat menghadiri Konsolidasi DPC dan DPRt PAN Gedangan dan Waru, di Warkop Jargo, Desa Keboansikep Kecamatan Gedangan, Jum’at (6/11/2020) malam.
“Soal Frontage Road, di tangan kepemimpinan pak Kelana yang memiliki kemampuan akses dan lobi ke pusat, Insyaallah bisa diatasi. Untuk urusan ke Jatim, nanti tugasnya bu Dwi Astutik karena beliau memang memiliki kedekatan dengan ibu gubernur,” cetus Rubai yang juga Wakil Ketua DPW PAN Jatim ini.
Cawabup Dwi Astutik bersama pengurus dan kader PAN, saat konsolidasi pemenangan Kelana-Astutik, di Gedangan, Jumat (6/11/2020) malam.
Penegasan itu disampaikan oleh Rubai untuk menjawab harapan dan aspirasi warga Gedangan dan Waru yang juga kader PAN, agar paslon no. 3 Kelana-Astutik nantinya menyelesaikan persoalan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Gedangan dan Waru.
Konsolidasi PAN Sidoarjo memenangkan Kelana-Astutik di Gedangan ini, dihadiri Ketua DPD PAN Sidoarjo Achmad Zulhimam, anggota Fraksi PAN DPRD Jatim Khulaim Junaidi dan anggota Fraksi PAN DPRD Sidoarjo, Haris dan Bangun Winarso serta Ketua Tim Pemenangan PAN Sidoarjo untuk Kelana-Astutik, Moh Zainul Lutfi.
Cawabup Dwi Astutik yang hadir dalam konsolidasi PAN ini, seperti yang dialami warga, juga merasakan kemacetan saat melewati kawasan jalan Gedangan. “Maka kami paslon nomor 3, akan mengikhtiarkan termasuk mengalokasikan anggaran untuk menuntaskan Frontage Road,” cetusnya.
Astutik berharap, dengan selesainya Frontage Road, aktifitas warga Sidoarjo, saat pergi pulang bekerja maupun aktifitas lainnya, bisa lancar tanpa kendala kemacetan. “Ini (Frontage Road) juga menjadi penting karena Sidoarjo juga sebagai penyangga Kota Surabaya,” tandas sosok yang aktif di PW Muslimat NU Jatim ini.
Ditegaskan Astutik, keberadaan Frontage Road juga menjadi sangat penting karena nantinya saat ibukota baru sudah ditempati, maka lalu lintas di Surabaya dan Sidoarjo bakal semakin luar biasa karena aktifitas kunjungan ke ibukota baru tersebut.
Karena itu, paslon yang diusung koalisi PAN dan PDIP ini, bertekad merampungkan Frontage Road pada awal masa pemerintahannya, kala nantinya diamanahi memimpin Kabupaten Sidoarjo. “Kami juga bakal menguatkan produk-produk rumahan (UMKM) dan industri untuk menopang kawasan Juanda karena menjadi arus lalu lintas bisnis,” jlentreh Astutik. (Yuli)

