24.8 C
Mojokerto
BerandaLAWAN KORUPSIMemprihatinkan, Proyek Baru 2 Bulan Jadi Terasa 5 Tahun

Memprihatinkan, Proyek Baru 2 Bulan Jadi Terasa 5 Tahun

PRN LAMPUNG | Pesawaran Dua,  pekerjaan jalan hotmix milik Dinas PUPR kabupaten Pesawaran yang ada di Desa Gunung Rejo dan Ceringin Asri kecamatan Wayratai patut di pertanyakan, pasalnya proyek yang baru dikerjakan 2 bulan yang lalu saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Berdasarkan pantauan Media di lapangan, untuk proyek pengerjaan hotmix di dua desa tersebut patut di pertanyakan karena kuat dugaan pihak rekanan dengan sengaja mengerjakannya secara asal-asalan dan kuat dugaan tidak sesuai RAB.

Hal ini terlihat selain tipis, untuk ukurannya pun bervariasi, sehingga jalan tersebut terlihat seperti bergelombang dan di tambah tidak halus. proyek hotmix yang baru saja rampung pengerjaannya pada bulan Desember lalu, saat ini sudah di tumbuhi dengan rumput sehingga patut di pertanyakan kualitas aspal yang digunakan untuk pengerjaanya, baik ketebalan dan lebar jalan hotmix tersebut yang sangat jauh dari standar jalan hotmix.

Andri, salah satau warga masyarakat desa Ceringin Asri sangat kecewa dan menyayangkan atas pekerjaan tersebut, pihaknya sebagai pengguna jalan tentunya sangat mengharapkan kalau jalan itu di bangun dengan hasil yang maksimal, sehingga kami bisa lama menikmati mulusnya jalan.

“Kalau seperti ini, saya yakin jalan ini tidak akan bertahan lama, apalagi melihat kondisinya yang seperti ini, sepertinya harapan kami hanyalah sebatas angan belaka, ya jangan kan untuk bertahan sampai tahunan, sekarang saja sudah kelihatan kalau jalan ini tidak kan mungkin bertahan lama,” ujarnya.

Menanggapi hal ini Sunarto, S.T. selaku pengamat proyek pemerintah sangat menyayangkan terkait temuan ini, dirinya menghimbau kepada pemerintah setempat khususnya dinas terkait yaitu PUPR agar lebih memperketat pengawasan terhadap proyek-proyek yang sedang berjalan, pasalnya proyek tersebut menggunakan anggran dari pemerintah yang artinya itu uang rakyat.

Sunarto juga berpendapat bahwa minimnya pengawasan dapat berdampak kepada berbagai persoalan dan berbagai pertanyaan atau opini public, untuk itu pihak dinas PUPR diharapkan jangan segan-segan untuk memberikan sangsi kepada kontraktor atau pemenang lelang yang mengerjakan proyek tidak benar itu. Pungkas Sunarto.

Sementara sampai berita ini diturunkan awak media masih kesulitan menemui Kepala Dinas terkait. (Muhaidin).

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya