By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Pacu Pendapatan Petani, Banyuwangi Genjot Pengembangan Pisang Cavendish
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Pacu Pendapatan Petani, Banyuwangi Genjot Pengembangan Pisang Cavendish
BISNIS, EKONOMI

Pacu Pendapatan Petani, Banyuwangi Genjot Pengembangan Pisang Cavendish

Redaksi
Last updated: 1 Mei 2021 6:00 pm
Redaksi
Published: 1 Mei 2021
Share
SHARE

PRN BANYUWANGI| Para petani holtikultura di Banyuwangi selatan mulai melirik komoditas pisang Cavendish. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bakal memacu pengembangan komoditas tersebut.

Gunawan, seorang petani di Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, mengatakan, sejak sembilan bulan lalu, ia beralih dari petani jeruk menjadi petani pisang yang dikenal pula dengan nama “Ambon Putih” itu.

“Setelah melihat pasar, kami beralih untuk menanam pisang Cavendish. Permintaannya sangat tinggi dan harganya relatif stabil,” ungkap Gunawan.

Sebelumnya Bupati Ipuk mengunjungi lokasi pematangan pisang cavindish milik Gunawan dalam rangkaian Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) pada 29 April 2021.

Saat ini, lanjut Gunawan, ia harus menyediakan 7 ton pisang Cavendish setiap harinya untuk pasar Surabaya, Yogyakarta, dan Jakarta.

“Kami terus bekerja keras menyiapkan pasokan tersebut,” imbuh Ketua Kelompok Tani Makmur tersebut.

“Petani yang menyetor hasil panennya ke perusahaan kita, masih sekitar 40 hektar. Sebenarnya masih kurang karena prospek pasarnya sangat besar,” kata pemilik brand KK Banana tersebut.

Dia mengatakan, pengembangan pisang Cavendish cukup mudah di Banyuwangi. Gunawan menyebutkan pada tahun pertama bisa panen hingga dua kali. Sedangkan pada tahun kedua, bisa panen hingga tiga kali dengan interval waktu empat bulanan.

“Alhamdulillah, hasilnya lumayan. Sekali panen dari satu hektar lahan bisa menghasilkan Rp 250 juta. Setahun minim panen dua kali. Lebih menjanjikan dibanding jeruk,” kata dia sumringah.

Gunawan juga mengungkapkan bahwa produktivitas pisang di Banyuwangi juga lebih baik dibanding daerah lain.

“Sekali panen, satu pohon bisa menghasilkan sampai 34 Kg. Ini lebih baik jika dibandingkan dengan daerah lain. Di Trenggalek, misalnya, hanya maksimal 30 Kg saja per pohon,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Ipuk mendukung upaya pengembangan pisang Cavendish di Banyuwangi. Kejayaan Banyuwangi sebagai kota pisang akan dikembalikan olehnya.

“Kami akan serius mengembangkan pisang ini. Potensinya yang besar serta kondisi alamnya yang cocok dengan Banyuwangi, ini patut untuk dioptimalkan,” tegas Ipuk.

Saat ini, lahan pisang di Banyuwangi tersentra di Kecamatan Bangorejo, Tegaldlimo, Purwoharjo, Muncar, Cluring.

“Melihat ini, kami akan mendorong pisang cavendish dikembangkan oleh petani hortikultura di sini,” kata Ipuk.

“Apalagi budidaya pisang ini melibatkan banyak tenaga kerja. Seperti Pak Gunawan yang mempekerjakan warga sekitarnya mencapai 40 orang,” kata Ipuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Banyuwangi Arief Setiawan mengapresiasi ikhtiar Gunawan yang membudidayakan pisang cavendiah dari bonggol. Selama ini, pisang Cavendish gagal dikembangkan di dataran rendah karena pembibitannya berasal dari kultur jaringan.

“Tapi, di sini, pembibitannya dilakukan lewat bonggol dan terbukti berhasil. Ini akan kami kembangkan lebih luas,” pungkasnya.

( Solikin).

You Might Also Like

Kapolresta Banyuwangi Mengingatkan, Menyambut Tahun Baru 2022 Hendaknya Tidak Dilakukan Secara Euforia
Monitoring Babinsa Dalam Kegiatan Vaksinasi Di Desa Mangir
Jalan Penghubung Desa Sembon Menuju Arah Desa Silir Rusak Parah Mulai Tahun 2011 Tanpa Sentuhan Pemerintah Daerah
KSOP Banyuwangi Utamakan Sinergitas Dengan TNI – POLRI dan Antar Instansi Diwilayah Kerjanya
Bisnis Tanpa Modal Lewat PRUDENTIAL , OOTD “Obrol obrol Tentang Dia & Duit” Miracle Agency
TAGGED:BanyuwangiCanvendisPisang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
HUKUM

PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng

Redaksi
By Redaksi
30 September 2026
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?