27.8 C
Mojokerto
BerandaKABAR JATIMTidak Asing di Kalangan Pengacara, Ini Sosok Dosen Asal JATIM Yang Kerap...

Tidak Asing di Kalangan Pengacara, Ini Sosok Dosen Asal JATIM Yang Kerap Diminta Menjadi Saksi Ahli di Pengadilan

PRN SURABAYA| Nama dan gelar akademiknya Dr. Hatta Isnaini Wahyu Utomo, S.H., M.Kn.  Selain menjadi seorang pengajar di fakultas hukum salah satu Universitas di Surabaya, beliau juga seorang instruktur notaris di Jawa Timur. Muda, energik, Styles, Coll,  tahun ini dosen pengampuh mata kuliah pertanahan ini memasuki usia ke 36 tahun.

Bagi pengacara-pengacara Nasional, Sosok Hatta Isnaini tampaknya sudah tidak asing. Setidaknya dalam bulan Mei 2021, dalam pantauan Pena Rakyat News ada dua kasus besar pertanahan yang memintai keterangan keahlian beliau. Pidana maupun perdata.

Sebut saja perkara pidana tentang Sertifikat Palsu yang sedang bergulir di PN Surabaya dengan Terdakwa Notaris dan PPAT Olivia Sherline Wiratno. Sidang dakwaan dugaan penipunan senilai 31 milyar yang dilakukan oleh Notaris Olivia di Surabaya menghadirkan Hatta Isnaini sebagai Ahli yang dapat menjadi salah satu pertimbangan putusan hakim.

Kepiawaian pria yang juga merupakan salah satu penasehat hukum Media Pena Rakyat News ini tidak perlu diragukan lagi. Dalam bulan ini, pendapat keahliannya juga diminta dalam perkara gugatan yang sedang bergulir di PN Bangil tentang pengadaan tanah yang dilakukan oleh PLN PJB Jawa Bali.

Dalam persidangan, pria kelahiran Trenggalek tahun 1985 ini sangat rinci dan detail dalam menjelaskan teori-teori hukum pertanahan dengan lugas serta tegas sehingga secara kasat mata dapat dilihat sebagai sosok ahli yang mumpuni secara kualitas dan kapabilitas.

Lebih lanjut, keterangannya dalam persidangan mampu menguak fakta-fakta hukum yang terjadi secara teori sehingga dapat membantu kuasa hukum maupun hakim dalam mendapat titik terang kasus tersebut.

Dalam mega skandal perkara pertanahan, kontribusi beliau sangat membantu para Aparat Penegak Hukum (APH) dalam kegiatan pemberantasan mafia tanah yang sedang digaungkan oleh Kapolri maupun Pemerintah.

Dalam keterangan ekslusive kepada PRN, Beliau berharap bahwa kedepan tidak ada lagi mafia tanah baik dalam pengadaan tanah maupun dalam administrasi pertanahan.

Red.

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya