27.8 C
Mojokerto
BerandaLAWAN KORUPSILPK YAPERMA Siapkan Laporan Resmi Dugaan ‘Pungli’ SMKN 1 Pungging

LPK YAPERMA Siapkan Laporan Resmi Dugaan ‘Pungli’ SMKN 1 Pungging

PRN MOJOKERTO | Sangat luar biasa strategi dan trik dari pihak SMK Negeri I Pungging Mojokerto dalam meloloskan berbagai penarikan uang dari siswa atau wali murid untuk mengelabuhi hukum agar tidak masuk ke rana Pungutan Liar (Pungli).

Dari hasil penelusuran langsung dan mewancarai beberapa nara sumber baik dari wali murid dan atau dari pihak sekolah didapati beberapa keterangan yang mengejutkan bahwasannya pihak sekolah sebelum wali murid datang ke sekolah sudah diberikan surat edaran yang garis besarnya sudah terdapat ketentuan uang yang harus dibayar dengan dalil Sumbangan Partisipasi Masyarakat yang diperuntukkan membangun kanopi masjid dan renovasi perwajahan gedungsekolah, Sumbangan Qurban dan daftar ulang, dan lebih parahnya lagi pihak sekolah mewajibkan kepada wali murid untuk membawa Materai 10.000 dan bolpoin yang ternyata untuk sebuah surat pernyataan yang sudah dipersiapkan pihak sekolah dengan mengatasnamakan KOMITE SEKOLAH.

Fery adalah salah satu dari ratusan wali murid siswa SMKN I Pungging Mojokerto sangat merasa keberatan dengan berbagai pungutan yang terkesan sangat dipaksakan ini, dirinya mengeluh disaat kita semua dalam perekonomian yang terpuruk di masa pandemic covid 19 harus terbebani lagi dengan biaya-biaya yang semestinya bukan menjadi tanggungan orang tua siswa.

“apakah seperti ini mas keputusan dari rapat komite, wong kami tidak pernah rapat komite, trus apa urusannya kami dengan pembangunan sarana sekolah wong ini sekolah negeri yang semuanya ditanggung Negara, lagian selama ini juga kita cuman bayar dan bayar yang katanya tabungan, sumbangan/Partisipasi masyarakat tapi sumbangan kok ditentukan dan harus bayar setiap bulan, padahal anak-anak ya belajar dirumah ” keluh Fery dan senada dengan keterangan wali murid yang lain.

Menanggapi hal ini PRN sempat menemui Samsul, S.H. selaku Kepala Investigasi Pusat YLPK – YAPERMA (Yayasan Amanat Perjuangan Rakyat Malang) yang juga menjabat sebagai Pembina di LBH-PRN (Pembela Rakyat Negeri) dan Pembina juga di LBH-ILSAM, Pria dengan segudang aktivitas control social ini secara kebetulan juga sebagai ‘Korban jebakan batman” yang dibuat oleh SMKN I Pungging karena anaknya juga bersekolah didalamnya, dan dengan tegas dirinya akan segera melayangkan Pengaduan bahkan sampai kementrian pendidikan dan Presiden.

Kalau ini katanya kebijakan Komite dengan tegas saya jawab ‘itu bohong’ Komite itu mewakili suara wali murid sedangkan saya tidak pernah ada rapat komite, Intinya semua dokumentasi baik foto, video pernyataan dari pihak penerima pembayaran dan kwitansi pembayaran berstempel, bukti surat edaran kepada wali murid dan keterangan dari wali murid yang mayoritas keberatan, sudah kami kantongi, selebihnya kita lihat nanti apakah kebijakan yang diambil oleh pihak sekolah melalui komite ini dibenarkan secara hukum atau masuk dalam katagori Pungli, lihat ini petunjuk dari sekjen saber pungli pusat Jakarta” Tegas Samsul, S.H. seraya menunjukkan catingannya dengan sekjen saber pungli. (Hanry/Aji)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya