27.8 C
Mojokerto
BerandaLAWAN KORUPSITerkuak Lagi Dugaan Pungli SMKN I Pungging, Dalil Sumbangan Qurban Ternyata Ini...

Terkuak Lagi Dugaan Pungli SMKN I Pungging, Dalil Sumbangan Qurban Ternyata Ini Faktanya

PRN MOJOKERTO | Semakin tidak jelas arah pendidikan yang di terapkan di SMKN I Pungging, dari program sarana prasarana sekolah sampai dengan pendidikan aklak keagamaan, kuat dugaan pihak sekolah mencari keuntungan pribadi dari berbagai pungutan yang berkiblat pada narasi sumbangan dan Permendikbud no. 75 tahun 2016.

Pada edisi Pena Rakyat News 1 juli 2021 beberapa fakta terungkap dari tim investigasi yang mendapati bukti-bukti pembayaran saat daftar ulang dengan rincian Dana Partisipasi Masyarakat (DPM) Rp.150.000,-, dana tabungan Rp.60.000,- dan sumbangan hari raya qorban Rp.50.000,- sehingga per siswa dikenakan pungutan saat daftar ulang Rp. 260.000,- dengan jumlah siswa 1.900 peserta didik dari kelas X sampai dengan kelas XII dan untuk ‘pungutan’ satu tahun ajaran baru 2021-2022 setiap siswa dikenakan ‘pungutan’ dengan dalil Dana Partisipasi Masyarakat untuk perbaikan kanopi dan perwajahan sekolah Rp. 150.000 dan untuk tabungan wajib siswa Rp.60.000,-

BACA JUGA : https://penarakyatnews.id/2021/07/01/meski-pandemi-sumbangan-rasa-pungli-marak-di-smkn-1-pungging-mojokerto/

Secara matematika dari ‘pungutan’ DPM dalam satu tahun berkisar Rp.3.420.000.000,- hanya untuk sebuah kanopi masjid dan perwajahan sekolah, sedangkan yang saat ini kegiatan penyembelihan hewan korban yang didapat dari sumbangan siswa per anak Rp.50.000 x 1900 siswa terkumpul sekitar Rp.95.000.000,- dan dari pantauan tim investigasi hanya 3 ekor sapi standart hewan qorban yang disembelih dan dari survey harga 1 ekor sapi qorban seberat 200-250 kilogram berkisar Rp.16.500.000,- Rabu, 21/7/2021.

Sementara sikap luar biasa ditunjukkan oleh pihak SMKN I Pungging, melalui Sekurity pihak sekolah terkesan mulai gerah dengan kedatangan tim PRN, dan bahkan terlontar dari mulut security yang tidak bersedia disebut namanya ‘gara-gara berita Pena Rakyat News saat ini sekolah tidak boleh menerima tamu sembarangan’ padahal dalam hal ini pihak PRN hendak memberikan hak jawab atas temuan pada hari ini.

BACA JUGA : https://penarakyatnews.id/2021/07/13/komite-dan-kepala-smk-negeri-i-pungging-bolak-balikkan-permendikbud-untuk-keruk-milyaran-rupiah/

Ditempat terpisah saat awak media menyampaikan temuan data terbaru kepada Kepala Investigasi Pusat LPK YAPERMA, Samsul, S.H. ternyata juga mengikuti perkembangan berbagai dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang selama ini di SMKN I Pungging, dan atas petunjuk Sekjen Saber Pungli Nasional Irjen. Pol. Dr. Drs. Agung Makbul, S.H., M.H. saat dikomfirmasi melalui selulernya meminta agar tim Yaperma melampirkan bukti-bukti dugaan pungli yang ada.

“saya sudah menyiapkan bukti-bukti itu semua sebagai bahan laporan kami, sengaja ini saya tunda sebentar sebab nunggu pelaksanaan penyembelihan qorban, dan ternyata uang puluhan juta itu hanya dibelikan Sapi qorban 3 ekor, semoga ini juga dapat sebagai bukti pendukung” pungkas Samsul, S.H. (Hanri/aji)

Layangkan hak jawab melalui email kami penarakyat07@gmail.com untuk keberimbangan berita  

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya