PRN Malang | Dalam penetapan perpanjangan dan penurunan level PPKM oleh Presiden Jokowi (23/08/2021) disampaikan bahwa untuk wilayah Jawa Bali turun dari level 4 ke level 3 namun hal ini tidak berlaku bagi beberapa kota di wilayah salah satunya yaitu kota Malang yang tetap pada PPKM level 4.
Pada situasi saat ini masyarakat serta aparat wilayah seperti RT dan RW justru mempertanyakan keseriusan dan komitmen Pemkot kota Malang dalam menangani covid 19 di kota Malang seperti salah satunya mereka mempertanyakan janji walikota Malang Sutiaji pada (27/07/2021) “Bagi-Bagi Tabung Oksigen dan Oximeter” untuk RT dan RW di kota Malang yang sampai hari ini tidak jelas realisasinya.
Menurut pengurus RW 01, kelurahan Bunulrejo kecamatan Blimbing, Djamari kepada awak media (24/08/2021) mengatakan “dalam kondisi pandemi saat ini apalagi kota Malang yang levelnya tetap tidak berubah yakni di level 4 memang membawa banyak dampak pada masyarakat tentunya juga di wilayah kami yang warga kami juga ada yang melakukan isoman akibat terjangkit covid 19.
Kebutuhan akan bantuan pemenuhan pangan, obat-obatan dan fasilitas pendukung bagi warga kami yang terjangkit virus ini seperti tabung oksigen dan alat oximeter menjadi sangat penting. Beberapa waktu yang lalu kami menerima informasi bahwa Walikota Malang akan memberikan 1 tabung oksigen ukuran 600 meter kubik untuk tiap RW dan tiap RT akan diberikan Oximeter namun pada kenyataannya sampai saat ini hal itu tidak pernah terealisasi padahal dua fasilitas tersebut sangat penting bagi kami untuk membantu warga kami yang terjangkit virus covid 19 apalagi untuk mereka yang tidak mampu membeli tabung oksigen.
Harapan kami sebagai pengurus RW mewakili warga mengharapkan akan janji tersebut tidak hanya menjadi berita dan informasi saja namun bisa segera direalisasikan mengingat kami sebagai aparat setempat merupakan salah satu garda terdepan bagi warga sekitar kami yang harus menjalani isoman akibat virus ini dan membutuhkan fasilitas tersebut sebagai salah satu alat pendukung penyelamat bagi mereka yang terjangkit”, keluhnya.
Tidak hanya pengurus RW 01 kelurahan Bunulrejo, kecamatan Blimbing yang mengeluh terkait janji Pemkot Malang terkait pengadaan tabung oksigen dan oximeter tersebut tetapi pernyataan senada juga disampaikan oleh wakil ketua RW 05 kelurahan Lesanpuro, kecamatan Kedungkandang kota Malang, Ila Maisaroh menurutnya di wilayahnya hanya menerima bantuan sekali sebesar 500 ribu rupiah saja yang anggaran itu dipergunakan untuk membuat bendera penanda wilayah dan pembelian hand sanitizer untuk bantuan- bantuan lain dari Pemkot tidak pernah ada termasuk tabung oksigen untuk RW dan Oximeter untuk masing-masing RT itu sama sekali tidak pernah mereka terima sampai hari ini.

