32.8 C
Mojokerto
BerandaMETRO JABODETABEKHeboh.. Janji Kadis Bohong, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan

Heboh.. Janji Kadis Bohong, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan

PRN Kabupaten Tangerang | Jalan merupakan urat nadi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terutama untuk masyarakat sekitar dan umumnya untuk semua pengguna jalan tetapi lain halnya dengan jalan yang berlokasi di Kampung Kamuning Desa Buniayu Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang. Akibat jalan tersebut tak kunjung ada perbaikan jelas ini menghambat peningkatan perekonomian masyarakat yang berada di wilayah tersebut.

Jalan yang dibangun pada tahun 2016 lalu sampai sekarang 2021 terbengkalai seakan terlupakan padahal masyarakat yang berada Kp. Kamuning Desa Buniayu Kecamatan Sukamulya mengharapkan ada tindak lanjut dari pembangunan jalan tersebut.

Kondisi jalan di kp.kamuning desa buniayu kec sukamulya

Saat di temui di lokasi Drs. Selamet Budi selaku Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, mengatakan “Saya akan selesaikan proyek jalan ini secepatnya karena proyek ini Multiyears artinya dikerjakan dengan 3 tahap anggaran maka kami selaku Dinas terkait akan selesaikan sesuai aturan yang berlaku”, kata Selamet Budi.

Menanggapi hal tersebut Mulyadi, SH selaku Pengurus Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang angkat bicara “Seharusnya jalan tesebut sudah rampung, karena pelaksanaannya pada tahun 2016, seharusnya selesai pada tahun 2019, kenapa sampai tahun 2021 ini belom rampung juga wajar kalau warga tanami pohon pisang karena warga juga kesal melihat kondisi jalan yang tak kunjung di perbaiki”, terang Mul.

Kami selaku warga setempat menganggap Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air hanya bisa ngacak-ngacak rumah penduduk untuk kepentingan golongannya saja tapi pikirin masyarakat yang berada diwilayah tersebut.

Seandainya jalan tersebut belum ada anggaranya, kami mohon jalan tersebut dirapikan jangan sampai seperti kubangan kerbau.

“Melihat kondisi jalan kalau musim kemarau sih bisa dilewati tapi kalau sudah turun hujan tidak bisa dilewati apalagi kalau menghadapai musim hujan bagai mana dengan mobilitas masyarakat disini kalau kondisi jalannya seperti itu. Terus bagaimana dengan slogan “Tangerang Gemilang”, tambah Karsan. (Tim)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya