32.8 C
Mojokerto
BerandaBISNIS, EKONOMIRapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan APBD Tahun 2022

Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan APBD Tahun 2022

PRN Madiun | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna bersama Pemerintah Kota Madiun dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Walikota Madiun atas Raperda tentang APBD Tahun 2022 di gedung paripurna DPRD Kota Madiun,Jumat 10/9/2021. Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Madiun,Wakil DPRD Kota Madiun, Walikota Madiun, Wakil Walikota Madiun, anggota DPRD Kota Madiun, Forkopimda,OPD.

Dalam pelaksanaanya Rapat Paripurna dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan, penggunaan masker dan jaga jarak, selain itu juga melalui Vidio Conference. Walikota Madiun Maidi mengatakan APBD Kota Madiun 2022 masih fokus kepada penanganan Covid19 dan pemulihan ekonomi yang artinya selain dari sisi kesehatan,sektor ekonomi, pendidikan dan sosial menjadi skala proritas yang akan dikerjakan tahun depan diantaranya pembangunan infrastruktur yang memiliki multiplayer efek, dan Walikota Maidi menyatakan pembangunan infrastruktur tahun depan melanjutkan proyek yang telah dikerjakan tahun ini.

Pembangunan infrastruktur itu harus harus punya dampak pertumbuhan ekonomi jangan sampai mematikan pertumbuhan ekonomi,contohnya seperti pembangunan lapak, menambah penerangan jalan umum dan perbaikan jalan. Orang akan senang dan akhirnya belanja di Kota Madiun fasilitas seperti itu yang akan kita cukupi semuanya pembangunan itu harus berdampak kesana kalau enggak kita pending dulu, yang jelas pembangunan fisik ini menunjang pertumbuhan ekonomi. Contoh pembangunan di Jalan Jawa yang saat ini dibangun halte kemudian saluran di belakang Ruang Terbuka Hijau Kartini akan ditutup dikoneksikan dengan Jalan Pahlawan. Di lokasi itu nanti direncanakan akan ada tempat kuliner sehingga ia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi akan kedongkrak, jelasnya.

Pada APBD tahun 2022 pendapatan daerah direncanskan sekitar Rp.1,004 triliun atau menurun dari APBD tahun 2021 yang direncanakan sebesar Rp.1,2 Triliun penurunan itu terjadi diantaranya karena secara nasional maupun global masih menhadapi dampak pandemi Covid-19 sehingga hal itu berpengaruh terhadap belum optimalnya investasi yang masuk ke Kota Madiun, selanjutnya belanja daerah pada APBD tahun 2022 direncanakan sekitar Rp.1,129 Triliun, rencana defisit anggaran sebesar Rp.125 Milyar dan rencana pembiayaan bersih sebesar Rp.125 Milyar.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra mengatakan penyusunan APBD 2022 sesuai instruksi pemerintah pusat masih berfokus pada penanganan Covid-19 setelah nota keuangan Walikota ini diterima dewan akan melakukan pembahasan, hearing dengan dinas terkait. Andi Raya juga menerangkan kurang lebih mungkin 20 hari untuk kita membedah R-APBD termasuk nota keuangan ini sambil kita nunggu asumsi dari pusat sementara kita terima dulu nota keuangan ini karena isinya sudah proposional,mudah mudahan tidak meleset jauh utamanya terkait dana tranfer dari pusat.

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya