PRN MADIUN – Kinerja lima OPD Pemkot Madiun bakal on the track ke depan lantaran kelima OPD terkait sudah mempunyai kepala dinas definitif kini,kelima OPD sebelumnya kurang optimal lantaran hanya dikepalai seorang pelaksana tugas(Plt) apalagi kelima pejabat terpilih sudah cukup akrab dengan OPD yang sekarang dijabat.Mulai sudah menjabat sebagai Plt kepala hingga sekretaris tak heran Walikota Sugeng Rismiyanto optimis kelimanya bakal segera tancap gas “pejabat terpilihkan bukan orang baru di OPD yang sekarang dijabat,saya yakin segera menysuaikan dengan tugas dan tanggung jawab dengan jabatan saat ini”,kata Sugeng usai pelantikan lima Pejabat Tinggi Pratama Pemkot Madiun di ruang 13 Selasa 24/4/2018.
Lima OPD yang dilantik antara lain yakni,Misdi sebagai Sekretaris DPRD,Heri Wasana sebagai Kepala Dinas Pendidikan,Haris Rahmanudin sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD),serta Ahsan Srihasto sebagai Kepala Dinas Perpustakaan.Kelima pejabat sebelumnya sudah menjabat sebagai Plt kepala dan sekretaris di dinas masing masing,Walikota Sugeng Rismiyanto menekankan kinerja kelima OPD terkait wajib optimal terutama terkait penyerapan anggaran,sebab laporan serapan yang diterimanya belum cukup memuaskan untuk triwulan pertama tahun anggaran ini.Saya minta serapan agar lebih optimal saya tidak ingin serapan menumpuk diakhir tahun anggaran,ungkapnya sembari menyebut berlaku untuk semua OPD.
Kekhawatiran Walikota wajar mengingat sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tahun lalu mencapai Rp 300 miliar,Walikota Sugeng Rismiyanto tak ingin itu terulang serapan harus lebih maksimal,tujuanya sederhana demi kesejahtraan masyarakat “Silpa tahun lalu harus menjadi sarana instropeksi dan evaluasi ini tidak boleh terulang” terangnya.Salah satunya Dinas Pendidikan yang baru melakukan serapan Rp 200 juta dari total anggaran Rp 39 miliar tahun ini,ini tentunya cukup rendah untuk triwulan pertama.Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Heri Wasana menyebut pihaknya bakal segera berkoordinasi dengan internal OPDnya khususnya terkait kegiatan kegiatan yang sudah masuk dalam APBD,kegiatan yang sekiranya dapat dilakukan lebih awal bakal didahulukan. (toni)

