28.8 C
Mojokerto
BerandaHUKUMSurat Audiensi Tak Direspon, LSM KPK Nusantara Demo DPRD Sumenep.

Surat Audiensi Tak Direspon, LSM KPK Nusantara Demo DPRD Sumenep.

PRN SUMENEP | Surat audensi yang di kirimkan ke DPRD Sumenep tidak direspon, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KPK Nusantara DPC Sumenep turun jalan melakukan aksi demo untuk meneriakkan aspirasinya, di gelar di depan kantor DPRD Sumenep, Selasa 05/10/2021.

Dalam aksi tersebut, LSM KPK Nusantara menuding DPRD Sumenep tidak kooperatif terhadap surat audensi LSM KPK Nusantara DPC Sumenep, yang ingin menyampaikan aspirasi kegelisahan masyarakat Sumenep terkait teknik pelaksanaan vaksinasi yang dinilai kurang baik, dengan cara melakukan pencegatan dijalan raya kepada pengendara yang melintas untuk divaksin dan anak sekolah tanpa seizin orangnya juga dilakukan vaksi.

“Kami LSM KPK Nusantara datang ke DPRD Sumenep membawa aspirasi masyarakat, gerakan kami ini bukti kekecewaan kami selaku rakyat kepada wakil kami, yang mana aspirasi masyarakat yang kami bawa melalui surat audiensi tidak didengar, sedangkan diluar sana ada kegelisahan masyarakat Sumenep terhadap pelaksanaan vaksinasi yang terkesan dipaksakan terhadap pengendara dan anak sekolah,” ujarnya dengan suara lantang.

Karena DPRD tidak merespon terhadap para aksi tersebut, Korlap aksi melalui orasinya menilai kantor DPRD Sumenep sudah bukan sebagai lembaga legislatif lagi sebagai wakil rakyat, malah seperti kamar mayat yang dihuni oleh orang mati

“Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun…., telah mati keadilan, telah mati hak asasi manusia, telah mati Lembaga legislatif kita. Kami datang kesini untuk membawa, menyampaikan dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Namun wakil rakyat kami yang ada di Kantor DPRD Sumenep telah bisu, telah mati, mereka telah meninggal sehingga tidak bisa mendengar keluh kesah rakyat Sumenep,” kesalnya.

Para aksi berharap kepada DPRD Sumenep sebagai wakil rakyat, bisa menemui para pendemo untuk menyampaikan kegelisahan masyarakat, bukan malah mau di benturkan dengan aparat kepolisian.

“Harusnya para wakil rakyat itu datang menemui kami dan kita diskusi mendengar aspirasi masyarakat atas keresahan dengan adanya kegiatan pencegatan dijalan untuk vaksinasi, bukan malah menghindar seperti ini dan aparat kepolisian yang untuk menghadapi kami, kasihan mereka kalau untuk dibenturkan dengan kami. Kalau emang sudah tidak sanggup menjadi wakil rakyat, ya jangan lagi duduk di kursi parlemen dan jangan lagi merengek-rengek kepada masyarakat untuk memilihnya,” tegasnya.

Disaat Kabag Ops Polres Sumenep Robial melakukan diskusi dengan ketua LSM KPK Nusantara, bahwa dirinya berjanji untuk menjembatani kepada DPRD Kabupaten Sumenep agar apa yang menjadi aspirasi-aspirasinya bisa didengar. Sehingga para pendemo membubarkan diri dengan keadaan aman dan kondusif.

Sebelum aksi demo membubarkan diri, mereka mengecam akan melakukan turun aksi lebih banyak lagi bila nanti Kabag OPS mengingkari janjinya. (Deddy)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya