PRN SUMENEP | Berniat untuk memperbaiki atap asbes yang bocor, tanpa sengaja atap yang diinjak Mohammad Anwar ambles dan terjatuh kedalam tempat air panas pengolahan tahu, mengakibatkan luka bakar sekujur tubuh, Senin 08/11/2021, sekitar pukul 12.30 wib.
Berdasarkan rilis Humas Polres Sumenep, Muhammad Anwar berumur 21 tahun (Korban) warga Dusun Manding, Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, bekerja sebagai penjaga tungku api dalam memproduksi tahu, di pabrik tahu milik Sadriman di Dusun Giring Barat, Desa Giring, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.
Kronologi kejadian berawal, Senin tanggal 08 November 2021 sekira pukul 09.00 WIB, korban mulai bekerja di pabrik tahu sebagai penjaga tungku api dalam memproduksi tahu. Sekitar pukul 12.00 wib, hujan turun dan atap asbes bocor karena terdapat kotoran, sehingga tetesan air hujan membasahi tungku api yang menyebabkan api sering padam.
Lalu atas inisiatif sendiri korban naik ke atap asbes untuk membersihkan kotoran agar tidak bocor. Namun tanpa sengaja korban menginjak atap asbes yang mengakibatkan atap asbes tersebut pecah, dan korban jatuh ke dalam kuali pembuatan tahu yang berisi air mendidih.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar 96% di sekujur tubuhnya dan korban langsung di bawa ke puskesmas manding dan di rujuk ke RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, untuk dilakukan penanganan medis. Sampai saat ini korban masih dalam perawatan intensif.
Kejadian tersebut disaksikan oleh Sui nah. KI (49 tahun) warga Dusun Barunah, Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Yusrianto, Kl 30 tahun, warga Dusun Sampirongkang Timur, Desa Tamedung, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep. (Deddy)

