23.8 C
Mojokerto
BerandaHIBURAN, SENI & BUDAYAWabup Mojokerto Sidak Wisata Air Panas Padusan Kecamatan Pacet Terkait Mahalnya Tiket...

Wabup Mojokerto Sidak Wisata Air Panas Padusan Kecamatan Pacet Terkait Mahalnya Tiket Masuk

PRN MOJOKERTO | Rabu, (5/01/2022), Ramai di media sosial (medsos) Facebook (FB) terkait mahalnya tiket masuk ke Wana Wisata Air Panas Padusan Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Wabup Mojokerto Panggilan akrapnya Gus Barra melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke kawasan wisata Air Panas Padusan Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Gus Barra Wakil Bupati Mojokerto, langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak) mengatakan bahwa pada siang hari ini, kita menanggapi di medsos terkait dengan tuduhan yang ada pada wisata air panas Padusan. Kami tadi sudah bertemu dengan stockholder semuanya, mulai Perhutani, Disparpora, Dishub, Pihak desa, Pengelola, Parkir dan Penitipan. Kita sudah ketemu terkait yang viral di medsos itu,” unjar Gus Barra.

Lanjut Gur Barra viral postingan di medsos tersebut terkait banyak karcis yang harus dibayar pengunjung saat masuk Wana Wisata Air Panas Padusan. Sehingga dari hasil pertemuan disepakati tiket masuk hanya ada di pintu masuk bagian depan, tidak ada lagi pungutan lagi kecuali masuk ke wahana wisata yang ada di dalam.

“Dia (pengunjung, red) datang cuma ngopi, dia datang masuk dan pilih wahana lain. Tapi nanti pembayaran sudah selesai di depan, tidak ada pembayaran lagi. Pembayaran sesuai dengan Perda. Jadi ada nominal weekdays dan nominal weekend. Weekdays total Rp20 ribu per orang, weekend Rp22.500 per orang,” katanya.

Wabup merinci, untuk weekdays Rp20 ribu per orang yakni Rp12.500 paket masuk wisata, Rp2 ribu untuk retribusi parkiran, Rp500 asuransi keselamatan dan Rp5 ribu penitipan sepeda. Untuk anak -anak Rp17.500 weekdays, Rp20 ribu weekend. Adanya cuci mobil di dalam lokasi.

“Masih Gus Barra kalau mau di cuci, kalau tidak ya sudah selesai. Petugas nanti akan menawarkan dan kita kerjasama dengan pihak kepolisian. Jika ada paksaan untuk cucian mobil, ini namanya pungli sehingga kita kerjasama dengan pihak kepolisian. Tiket tersebut sudah sesuai Perda,” ujarnya.

Gus Barra wakil bupati Mojokerto menambahkan, Wana Wisata Air Panas Padusan merupakan kerjasama dengan pihak Perhutani. Lokasi berada di wilayah Perhutani dan pihak Perhutani juga bekerja sama dengan pihak investor, jika ada investor masuk dan membangun wahana, , itu ada tiket masuk lagi karena bukan lagi bagian dari pengelolaan Pemkab Mojokerto.

“Jadi beda. Kita hanya menyederhanakan karcis-karcis yang banyak tadi, yang viral dan kita sudah sepakat tarikan selesai di depan. Tidak ada lagi di dalam kecuali wahana wisata lain yang dikelola oleh investor hasil kerjasama dengan pihak Perhutani pemilik wilayah lokasi Wana Wisata Air Panas Padusan ini,” jelasnya.

Sebelumnya, viral postingan pengunjung Wana Wisata Air Panas Padusan Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto di media sosial (medsos). Dalam postingan di akun Facebook (FB) tersebut ada beberapa tiket yang harus dibayar pengunjung untuk masuk ke obyek wisata milik Pemkab Mojokerto tersebut.

Selain menunjukkan tiga tiket masuk, postingan pemilik akun FB @Dwi Anto juga menjelaskan harga yang harus dibayar. Yakni “Masuk gerbang pacet Rp50 ribu + parkir 3 orang 2 motor, parkir lagi Rp10 ribu 2 motor, masuk kolam air panas Rp30 rb untuk 3 orang, itu belum lagi ke spot lainnya yang juga bayar lagi. Ini tempat wisata atau tempat pungli ? kenapa tidak sekalian bayar semua di pintu masuk utama wana wisata. (Mahmudah)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya