By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: PKK Sidoarjo Bersama UNICEF Luncurkan LiLA, Program Deteksi Dini Kasus Kurang Gizi dan Gizi Buruk Pada Balita
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » PKK Sidoarjo Bersama UNICEF Luncurkan LiLA, Program Deteksi Dini Kasus Kurang Gizi dan Gizi Buruk Pada Balita
KABAR JATIM

PKK Sidoarjo Bersama UNICEF Luncurkan LiLA, Program Deteksi Dini Kasus Kurang Gizi dan Gizi Buruk Pada Balita

Redaksi
Last updated: 8 Juni 2022 3:53 pm
Redaksi
Published: 8 Juni 2022
Share
SHARE

PRN SIDOARJO | TP PKK Kabupaten Sidoarjo dan UNICEF melakukan peluncuran program LiLA Keluarga sebagai bagian dari pemantauan dini status gizi anak. Program ini diharapkan akan menurunkan kasus Malnutrisi Energi Protein (MEP) atau yang disebut kurang gizi dan gizi buruk.

“Pengukuran lingkar lengan atas (LiLA) menggunakan Pita Lila merupakan strategi pemberdayaan masyarakat, dimana keluarga dan kader PKK dapat menjadi detektor pertama kejadian kasus kurang gizi akut balita di dalam keluarga. Sehingga jika keluarga bisa mendeteksi dini, konsekuensi serius akibat kekurangan gizi akut dapat dicegah”, ungkap Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor Ali (Ning Sasha) pada acara tersebut. Rabu, (8/6/2022) di Pendopo Delta Wibawa.

Ning Sasha juga menambahkan bahwa pengukuran LiLA dapat dilakukan dengan sangat mudah dan dapat dilakukan secara rutin oleh keluarga. “Pengukuran LiLA dilakukan dengan menggunakan pita dengan indikator warna merah, kuning, dan hijau—warna-warna ini menandakan risiko kurang gizi yang dialami anak. Warna merah menandai kondisi anak parah dan membutuhkan perawatan segera. Warna kuning berarti anak mengalami kurus akut, sementara warna hijau menandakan anak sehat”, ungkapnya.

Perempuan yang juga menjabat Ketua Dekranasda Sidoarjo itu menjelaskan, penggunaan LiLa keluarga pada Perwakilan PKK tingkat Desa, Kecamatan yang turut hadir dalam Launching Pelaksaaan Lila Keluarga. Sehingga, ia mengharapkan komitmen dari seluruh anggota TP PKK untuk memastikan bahwa keluarga bisa menjadi detektor dini, agar anak yang berisiko dapat mendapatkan perawatan sesuai dengan kebutuhannya.

Keterlambatan deteksi dini dapat dicegah dengan pengukuran secara rutin setiap bulan di Posyandu Hal ini merupakan bagian dari penanganan kasus gizi kurang dan gizi buruk atau wasting pada balita melalui kegiatan pengelolaan gizi buruk terintegrasi yang didukung oleh UNICEF bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejak tahun 2021.

Arie Rukmantara, Kepala Perwakilan UNICEF di Pulau Jawa Menyampaikan bahwa “Balita dengan kasus gizi kurang dan gizi buruk atau dikenal dengan istilah wasting mempunyai risiko 3 kali lipat untuk menjadi stunting”

Di Indonesia, lebih dari dua juta anak menderita kondisi sangat kurus, atau severe wasting yang merupakan bentuk gizi buruk yang paling berbahaya. Anak yang tidak mendapatkan perawatan berisiko mengalami konsekuensi berat, termasuk risiko kematian yang 12 kali lipat lebih tinggi karena sistem kekebalan tubuhnya terlalu lemah. Dalam jangka Panjang, pertumbuhan fisik dan perkembangan mental pun dapat terganggu.

Di Jawa Timur, prevalensi wasting adalah 6,2%, sedangkan di Kabupaten Sidoarjo, prevalensi wasting dari survey tahun 2021 adalah 5,4%, atau 1 dari 18 balita di Sidoarjo mengalami wasting. Dari jumlah tersebut diperkirakan sekitar 2,800 balita mengalami gizi buruk.

Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell telah mengingatkan kita semua bahwa dunia dengan cepat menjadi tempat (a virtual tinder box) dimana kematian anak yang dapat dicegah–anak yang menderita wasting.

“Maka dari itu, gizi dan kesehatan anak harus selalu menjadi prioritas kita bersama sehingga kita dapat memberikan dunia sebagai panggung kesempatan untuk balita dan anak kita tumbuh dan berkembang optimal sesuai dengan potensi yang dimilikinya,” ungkap Arie dengan tegas. (kin)

You Might Also Like

Hoaks Penculikan Anak, Polisi Berikan Himbauan Masyarakat
Dr.Saechurroji,SH,SE,MM,CPM Sebut Abdus Salam,S.ST, ME dan Teguh Trilaksono S.Si, M.Si Sebagai Putra Terbaik Kelahiran Jombang
Bupati Kediri Apresiasi Perjuangan PPBI Dalam Mengembangkan Bonsai di Kabupaten Kediri
POLRES Jombang Berhasil Menggagalkan Pengedaran Narkoba
Bupati Ipuk Hadiri Banyuwangi Mitsubishi Xpander Jambore 2022.
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?