PRN JOMBANG | Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Jombang Tahun 2024 yang diselenggarakan di Kecamatan Sumobito pada Rabu (02/01/2023) pertemuan Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab.
Disampaikan Bupati Mundjidah Wahab bahwa Musrenbang di Kecamatan merupakan pelaksanaan amanah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.
“Musrenbang ini merupakan tahapan yang wajib dilaksanakan dalam proses penyusunan dokumen RKPD tahun 2024”, tutur Bupati Mundjidah Wahab.
Melalui forum musrenbang diharapkan dapat menghasilkan masukan, usulan maupun saran-saran serta partisipasi masyarakat untuk mewujudkan proses perencanaan pembangunan yang lebih baik dan mewujudkan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
Beberapa kebijakan pembangunan daerah untuk perencanaan tahun 2024 mengalami beberapa penyempurnaan, antara lain layanan publik melalui digitalisasi layanan sampai tingkat desa. Penetapan Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) dengan nilai yang lebih besar dari tahun 2023. Peningkatan alokasi infrastruktur belanja. Perbaikan jalan akan terus dilakukan. Mengatasi kemiskinan ekstrem. Penuntasan stunting dan pemerataan sarana dan prasarana Kecamatan.
“Kecamatan Sumobito yang memiliki jumlah penduduk sebanyak 87.085 jiwa, tersebar di 21 Desa, 149 RW dan 453 RT, pada tahun 2024 mendapatkan alokasi anggaran PIK sebesar Rp 835.486.455 (delapan ratus tiga puluh lima juta empat ratus delapan puluh delapan enam ribu empat ratus lima puluh lima rupiah).Alokasi tersebut diprioritaskan untuk kegiatan infrastruktur yang diputuskan melalui rapat musrenbang yang kita lakukan sekarang”, tutur Bupati Mundjidah Wahab.
Dengan program pagu indikatif kewilayahan diharapkan mampu menjawab pertanyaan tentang kepastian pilihan yang diberikan oleh desa melalui mekanisme Musrenbang Kecamatan.
“Dalam dokumen perencanaan tahunan termasuk pada tahun 2024, saran masyarakat tidak hanya disampaikan melalui saran prioritas kecamatan, tetapi saran tersebut dapat disampaikan melalui perangkat daerah terkait yang nanti dilakukan pembahasan pada mekanisme forum perangkat daerah”, tulisnya.
Dipaparkan oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah bahwa pada tahun 2022 di Kecamatan Sumobito dilakukan rekonstruksi jalan Peterongan-Sumobito dengan anggaran 4,3 milyar dan dilakukan pemeliharaan berkala jalan Betek-Sumobito dengan panjang 1,15 kilometer dengan anggaran 2,2 milyar.
Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab juga menyebutkan beberapa program pembangunan yang dilakukan di Kecamatan Sumobito pada tahun 2023. Diantaranya merekonstruksi jalan Sebani-Sedamar dan pemeliharaan jalan Gedangan-Jeruk wangi, Peterongan-Sumobito, Talun Kidul-Curah Malang dengan anggaran 3,2 milyar.(ber)

