PRN Kediri | Saiful amin sebagai ketua Persatuan Mahasiswa Islam (PMII) Gelar Demo Bela Warga RT18 di perumahan persada sayang mengatakan Duka lara warga demo di depan Kantor Walikota Kediri, untuk meminta bantuan memintakan ganti rugi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saat ditemui awak media Jl.Veteran Persada Sayang Gg 2 Kelurahan Mojoroto Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Selasa (30-5-2022)
Menurut saiful amin selaku ketua persatuan mahasiswa Islam Indonesia selaku koordinator demo mengungkapkan bahwa warga RT 18 Persada Sayang, harus mengosongkan bangunan yang telah ditempati berpuluh tahun tanpa kompensasi apapun.
Sehingga warga sebagai penghuni meminta kepada Pemerintah Provinsi Jawa timur, biaya ganti rugi mengingat sudah lama menempati dan memohon batuan Walikota Kediri selaku kepala wilayah kota Kediri.
Sugeng Sp ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilayah teritorial Jawa Timur yang siap tegak lurus membela warga untuk mendapat kompensasi seperti yang dituturkan ketua Wilter Jawa Timur
Lanjutnya mengatakan Keadilan harus di tegakkan, Ruh perjuangan GMBI harus berpihak pada kaum lemah yang termarginalkan dan tidak mendapatkan keadilan ,dan Saya selaku ketua Wilter Jatim siap turun langsung untuk mengkomando para distrik di tiap Kabupaten di seluruh Jawa Timur untuk Aksi unjuk rasa apabila permasalahan tersebut tidak di selesaikan atas dasar nilai keadilan”
Dan memerintahkan GMBI Distrik Kota Kediri untuk mengawal tuntutan warga apapun resikonya .
Saiful Amin Juga menegaskan apapun resikonya PMII akan bantu warga sampai mendapat ganti rugi bangunan.,ini lucu ga punya mata masa di SK Gubernur dinyatakan tempat tersebut kosong dan tidak dimanfaatkan.jelas – jelas ada bangunan ber IMB dari Tahun 1984.ini picek atau bagaimana ? Tutur Amin .
Lebih jauh Amin juga menyampaikan bahwa warga sedang menempuh jalur hukum dan gugatan sudah masuk Pengadilan Negeri kota Kediri dengan Nomor Perkara : 40/Pdt.G/2023/PN Kdr jadwal sidang Rabu,07 Juni 2023. Lucu dan ironis jika tanggal 05 akan di lakukan penertiban.lebih lucu lagi jika Walikota tutup mata. Tutur Saeful Amin.
Akhir orasi Saeful Amin menyampaikan bahwa PMII akan terus melakukan aksi dengan berbagai element lain.yang simpati terhadap warga Persada Sayang karena mendapat perlakuan tidak dimanusiakan.
Harapan walikota Kediri bisa membatu sepenuhnya warga persada sayang mendapatkan ganti rugi sebagai kompensasi pungkas (Ags/Ong).

