PRN Madiun | PEMBINAAN USAHA PELAYANAN JASA ALSINTAN (UPJA)

- WAKTU :SELASA, 22 AGUSTUS 2023
- TEMPAT : UPJA MANDIRI SEJAHTERA, Ds KEDONDONG, Kec. KEBONSARI
- HADIR : 30 orang pengurus UPJA se Kab. Madiun
Arahan Kabid PSP: Bp Parna ,SP
UPJA Mandiri Sejahtera, yang sebelumnya bernama UPJA Manisrejo, telah raih penghargaan sebagai UPJA Terbaik ! se Jawa Timur Tahun 2022. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi UPJA lain yang sedang tumbuh dan berkembang di seluruh wilayah Kabupaten Madiun.
Dijelaskan oleh Kepala Bidang Prasarana Dan Sarana PertanianUPJA adalah lembaga yang dibentuk petani di bidang pengelolaan alat mesin pertanian, baik yang diperoleh dari bantuan pemerintah maupun swadaya kelompok tani. Pemerintah Kabupaten Madiun melakukan pendampingan dan pembinaan pengelolaan alat mesin pertanian, baik dari sisi administrasi maupun teknis dan kelembagaan.
Adapun tujuan pertemuan ini adalah:
- Menumbuhkan dan mengembangkan UPJA sebagai unit usaha di tingkat petani menuju UPJA yang mandiri
- Melakukan pembinaan administrasi agar pengelolaan UPJA berjalan transparan dan efektif
Dalam arahannya Kepala Bidang Prasarana Dan Sarana Pertanian Parna, SP juga menyampaikan bahwa bantuan dari pemerintah harus dikelola sebaik mungkin dengan memperhatikan
- Penggantian olie mesin secara rutin
- Penyimpanan sesuai prosedur yang telah ditetapkan perusahaan, di antaranya bebas dari lumpur / kotoran pada saat menyimpan, penyimpanan di tempat beratap/ tidak kena air hujan
Manager UPJA Berkah Mandiri : Bp Sayid Ngabdullan membagikan pengalamannya dalam mengelola dan mengembangkan UPJA mulai tahun 2018 sampai dengan sekarang. Berawal dari bantuan pemerintah pusat berupa 1 unit Traktor Roda 2 dan 1 unit Combine sedang P Sayid dan teman-teman melayani kebutuhan alat mesin pertanian mulai pra tanam sampai panen. Kemudian dengan memperhitungkan potensi kebutuhan layanan jasa alat mesin pertanian yang masih besar mereka memberanikan diri menjadi debitur Kredit usaha Rakyat (KUR) untuk membeli alat secara swadaya berupa mobil pick up untuk sarana transportasi . Dengan demikian layanan alat mesin yang mereka lakukan mencakup wilayah yang lebih luas. Keberanian mengakses pembiayaan dari perbankan mendorong mereka bekerja lebih keras dan menjadikan UPJA mereka berkembang. Menurut P Sayid, kemampuan teknis para operator juga menjadi modal dalam melakukan layanan alsin, di mana setiap operator dan anggota tim mempunyai keahliaan khusus sehingga dapat saling mendukung dan berperan dalam pengelolaan UPJA.
Kepala Bidang PSP menyampaikan harapan semoga keberhasilan UPJA berkah Mandiri dapat diikuti oleh UPJA yang lain dan terjalin jaringan antar UPJA di kabupaten madiun agar bersama dapat meiwujudkan UPJA mandiri yang memberikan layanan terbaiknya sehingga tercapai peningkatan kesejahteraan petani. (Toni/Adv)

