PRN Magetan | Magetan – Agus Winarno, Spd ketua panitia Menyampaikan Aggota DPRD Jawa Timur Komisi B Dari Fraksi Partai Gerinda Mengelar Workshop: Peran Warga Negara Dalam Mengelola Merawat memaksimalkan Sumberdaya Alam di sekitar kita, Bertempat RM.UTAMI Desa Sidorejo, Kec.Sidorejo kab Magetan Minggu pagi ( 27-8-2023).
Anggota DPRD Jatim Komisi B Prof Dr.Noer Soetjipto,SP SE,MM dalam sambutan Pembukaannya menyampaikan bahwa workshop ini dikuti 125 peserta, dengan tujuan mengajak bersama sama masyarakat untuk Upaya Mengelola merawat memaksimalkan Sumberdaya Alam di sekitar kita Untuk ikut berperan aktif dalam mengelola merawat memaksimalkan sumberdaya alam kita lebih produktif dibuka dengan ucapanbismililahirromannirrohim acara workshop kita buka, selanjutnya akan dibahas tuntas oleh Narasumber selamat mengikuti acara sampai.
Dr Bactiyar Jusuf Helmy SE,MM. Selaku Narasumber mengatakan dalam workshop untuk Memanfaatkan upaya mengelola merawat memaksimalkan sumber daya alam di lingkungan sekitar kita, dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan yang tumbuh subur kekayaan alam memberikan kontribusi perekonomian lebih baik bagi warga Indonesia khusus bagi warga Magetan.
Kita warga negara memiliki kewajiban mengelola menfaatkan Sumber daya alam dengan baik, bertanggung jawab , lestari dan adil akan memastikan bahwa kekayaan ini berguna untuk banyak pihak, bukan hanya sebagian orang. Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia dan menyimpan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, baik di darat maupun di laut. Pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia baik itu hayati maupun non hayati tidak lain adalah utuk memenuhi kebutuhan hidup dan kesejahteraan warganya ungkap Helmi.
Lanjut Berbagai daerah Jawa Timur memiliki berbagai potensi sumberdaya alam yang potensi atas . Kekayaan alam dilihat dari sektor kehidupan sehari hari, mulai dari pertanian, Perkebunan , perikanan dan lain sebagainya. Beberapa sektor sudah sangat membantu perekonomian dan menyejahterakan masyarakat luas kata helmi.
Sambungnyabeberapa sektor yang siap dikembangkan seperti: Sektor perkebunan, sektor kehutanan, sektor kelautan dan perikanan, sektor industri, sektor pertanian, sektor pertambangan dan energi, serta sektor pariwisata. Pariwisata merupakan pemanfaatan sumber daya alam yang dapat bernilai ekonomi tinggi bagi suatu daerah yang mengelola sumber daya alam menjadi 2 suatu tempat wisata. Di samping bernilai ekonomi yang tinggi, pariwisata dapat menumbuhkan dan meningkatkan rasa bangga sehingga masyarakat akan lebih perduli terhadap bangsa dan negaranya yang dicintai tutur helmi.
Dengan mengelola Sumber Daya Alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dalam kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada disekitar lingkungan hidup kita. Sumber daya alam bisa terdapat dimana saja seperti didalam tanah, air, permukaan tanah, udara dan lain sebagainya. Contoh dasar sumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan hewan dan banyak manfaatnya.
Manusia memiliki Kebutuhan sumber daya alam cenderung meningkat terus karena adanya dua faktor utama: pertama Karena adanya pertumbuhan penduduk yang pesat dan yang kedua karena perkembangan peradaban manusia memerlukan sumber daya alam yang lebih banyak lagi. Akibat dari penggunaan sumber daya alam yang tidak bijaksana dalam arti tidak memperhitungkan faktor lingkungan, akan timbul masala besar bagi manusia itu sendiri kata helmi.
Selanjutnya untuk memanfaatkan sumber daya alam dengan baik dengan cara :1Mengelola pertanian, perkebunan, dan peternakan. 2Mengelola sumber daya alam agar bernilai ekspor. 3Menjaga kelestarian laut dan hutan. 4Menggunakan sumber daya tambang secukupnya. 5 Beralih ke sumber daya alam yang dapat dipercaya. Ujar helmi.
workshop ini memberikan harapan upaya mengelola merawat memaksimalkan terwujudnya meningkatkan Peran Warga Dalam Upaya mengelola merawat memaksimalkan Sumberdaya Alam di sekitar kita, yang dapat memberikan kesejateraan warga yang dapat mengentaskan kemiskinan Pungkasnya. (Sae/Roy)

