PRN Surabaya | Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur (Disperindag Jatim) menyelenggarakan kegiatan Pasar Murah secara serentak di 14 UPT lingkup Disperindag Jawa Timur yang tersebar di 8 Kab/Kota di Jawa Timur.yaitu Surabaya, Sidoarjo, Malang, Pasuruan, Jember, Bojonegoro, Kediri, Magetan serta Di Halaman Kantor Disperindag Jawa Timur.
Pasar murah yang digelar untuk umum selama dua hari 7 – 8 September 2023 ini untuk mengstabilkan harga bahan pokok (Bapok) khusunya beras, gila dan minyak juga merupakan rangkaian Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke 78 Tahun 2023.
Kepala Disperindag Jatim, Dr. Iwan S Hut.,M.M melalui kepala UPT Perlindungan Konsumen Surabaya Trisubiyantoro SE MM saat pembukaan Pasar Murah dikantornya Jln Rajawali Surabaya mengatakan pasar murah ini sebagai upaya stabilisasi harga pangan Provinsi Jawa Timur melalui Disperindag Jatim, Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan, Perum Bulog dan BUMD melakukan pasar murah dan operasi pasar secara serentak di seluruh kabupaten kota di Jawa Timur.
“Melihat harga kebutuhan pokok yang tinggi tersebut, maka Disperindag, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Perum Bulog, BUMD melakukan kegiatan pasar murah dan operasi pasar secara serentak di 38 kab/kota mulai bulan september – Desember 2023,”ujarnya.
Kegiatan pasar murah ini merupakan salah satu tindakan nyata bentuk kepedulian pemerintah Jawa Timur melalui Disperindag Jatim bekerja sama dengan BUMD, Produsen kebutuhan bahan pokok, IKM/UKM serta distributor.
“Hal ini dilakukan untuk mendekatkan pasar di tengah masyarakat serta untuk memajukan satu langkah dalam membangkitkan perekonomian di Jatim,” harapnya.
Selain itu juga pasar murah yang diselenggarakan di halaman kantor UPT Perlindungan Konsumen Disperindag Jatim di Jln Rajawali 39 Surabaya dengan menjual barang kebutuhan pokok (bapok) Masyarakat antara lain beras, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, telur ayam, buah, produk garmen produk aksesoris, produk, makanan dan minuman (Mamin) dengan harga murah.
Tema pasar murah kali ini “Dalam rangka ketersediaan pasokan keterjangkauan harga pangan daya beli masyarakat dan mendukung kelancaran distribusi serta stabilitas perekonomian”.
Kegiatan pasar murah ini sesuai arahan Gubernur Jawa Timur kepada instansi terkait sebagai salah satu upaya Disperindag Jawa Timur membantu mempromosikan produk IKM/UKM dan membantu masyarakat mencukupi kebutuhan bahan pokok dan produk lainnya dengan harga terjangkau.
Pantauan wartawan penarakyatnews.id dilapangan, Pasar murah di halaman UPT Perlindungan Konsumen Disperindag Surabaya dibuka pukul 09.30 WIB ini langsug diserbu dan didatangi masyarakat umum di sekitar Jembatan Merah, Krembangan dan Jln Rajawali Surabaya, untuk membeli beras, gula pasir, Mamin, dan Minyak goreng.
Doni 55 Tahun salah satu pembeli di stand sembako untuk membeli minyak goreng dan beras merasa senang adanya pasar murah ini harganya terjangkau dan murah. Beras bulog Rp 51 Ribu/5Kg, Gula pasir Rp 13 ribu/kg dan minyak kita Rp 13 per liternya.
“Dan kami minta agar pasar murah ini bisa diperpanjang lagi waktunya,”kata Doni salah satu warga Krembangan yang datang di stand sembako pasar murah. (roy/sae)

