PRN Kediri | Warga Persatuan Ulama Indonesia (PUI) Kediri Raya Mengelar Buka Bersama (Buber) Serta Doa Bersama Simpul Relawan Amin Kediri Raya, yang dihadiri ± 100 orang pada hari Minggu tanggal 30-3-2024. Disampaikan panitia Bambang S. nmengadakan pertemuan dalam acara buber dan doa bersama serta Memorendem Keprihatinan atas pelaksanakan Pemilu Tahun 2024 yang Mecederai Keadilan, Mengebiri Demokrasi, Memanipulasi Hukum serta Mengancam Keutuhan Bangsa & Kedaulatan Negara di rumah Bambang S. Pare Kabupaten Kediri. Sambungnya mengatakan bahwa Pemilu ini banyak sekali kejanggalan terkait Keadilan, Demokrasi, Hukum, yg mengancam kedaulatan NKRI.
Rahmat Mahmudi menyampaikan atas keprihatinan negara kita dimana kita juga bertanggung jawab masa depan negara Indonesia yg mana Pemilu yg bebas rahasia jujur dn adil, ketidak kebebasan, keadilan yg kita rasakan apalagi Presiden ikut cawe² dalam mendukung salah satu calon Jokowi dalam membaca undang undang tersebut Jokowi tidak membaca keseluruhan dimana ada pasal lain yg juga harus di baca, kita sebagai warga PUI dan relawan Amin harus mendukung secara Moral kepada Hakim MK berani memutuskan se adil²nya, kita juga siap untuk mendukung bukan Moril saja tapi juga siap turun ke MK demikian ujarnya.
Penyataan sikap yg mana ada 5 poin No 1 sampai dengan 4 permasalahan penyelenggaraan Pemilu yg tidak Jurdil, ketidak bebasan, berkeadilan dan ikutnya Jokowi Cawe yg melibatkan semua aparat Negara dan inti dari pernyatan sikap tersebut pada poin no 5. Yaitu mendukung DPR untuk Hak angket dan Memazulkan Presidan Jokowi, dibacakan oleh Rahmat Mahmudi. (Ags/Ong)

