PRN Mojokerto | Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS di SMKN 1 Pungging Mojokerto adalah momen penting bagi siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru. Untuk membuat kegiatan ini lebih menarik dan seru, banyak sekolah yang mengadakan berbagai aktivitas kreatif yang dapat membangun kebersamaan di antara siswa.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 1 Pungging Mojokerto berlangsung dengan penuh makna dan memberikan dampak positif yang signifikan kepada murid baru kelas X. Selama lima hari pelaksanaannya, MPLS diisi dengan berbagai kegiatan yang tidak hanya edukatif tetapi juga menyenangkan, menciptakan suasana yang harmonis dan kompak di antara murid baru.
Pembukaan terpusat di SMKN 5 Surabaya secara serentak dan daring yang dimulaI pukul 08.00 WIB (15/07/24), dengan dihadiri oleh Adhy Karyono Pj Gubernur Jawa Timur, Aries Agung Pegawai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, dan beberapa kepala sekolah di Jatim.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Pungging Mojokerto Muharto, S.Pd, M.M, menekankan pentingnya MPLS sebagai langkah awal yang krusial dalam perjalanan pendidikan murid baru. Tujuan MPLS adalah untuk menyiapkan murid baru agar berhasil mencapai tujuan mereka setelah lulus dari sekolah ini. Masa pengenalan harus dimaksimalkan agar murid baru merasa nyaman dalam proses pembelajaran, karena mereka akan berada dalam suasana baru yang tentunya membutuhkan proses adaptasi, dan seluruh seluruh siswa baru wajib mengetehui visi dan misi SMKN 1 Pungging Mojokerto yaitu :
Visi
Menjadi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan yang mampu mencetak lulusan yang kompeten, berakhlak mulia, berwawasan lingkungan, mampu bersaing di dunia kerja, Perguruan Tinggi serta menciptakan lapangan kerja.
Misi
Menjadi lembaga diklat yang berorientasi kepada kompetensi dan pengelolaan lingkungan yang ada di DU/DI
Mengoptimalkan lembaga diklat yang berstandar internasional untuk seluruh kompetensi keahlian.
Meningkatkan kemitraan dengan DU/DI dan Instansi/LSM lingkungan hidup di dalam maupun di luar negeri.
Mencetak SDM yang terampil, kompeten dibidangnya, beriman, dan berakhlak mulia.
Mencetak SDM yang peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup.
Mencetak lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja dan di Perguruan Tinggi.
Mencetak lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja.
Kegiatan MPLS di SMKN 1 Pungging Mojokerto berlangsung dari tanggal 15 hingga 19 Juli ini mencakup beragam aktivitas, mulai dari penyampaian visi, misi sekolah, wawasan wiyata mandala, pengenalan diri peserta didik baru, tata tertib, pendidikan tata krama, pengembangan karakter peserta didik, pengenalan kurikulum merdeka, pengenalan DU/DI dan budaya industri, materi tentang lingkungan sekolah, tertib hukum, radikalisme, kenakalan remaja, anti bullying, gerakan sekolah sehat, anti perundungan, bela negara dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh SMKN 1 Pungging Mojokerto hingga berbagai permainan dan aktivitas kelompok yang dirancang untuk membangun kekompakan serta mempererat hubungan antar murid baru.
Dalam kegiatan MPLS selain dari Guru SMKN 1 Pungging Mojokerto turut berkontribusi pihak Polres Mojokerto, Koramil Pungging, BNN, dan BKKBN untuk memberikan pemahaman tertib hukum, kenakalan remaja, bela negara, gerakan sekolah sehat, anti narkoba dan anti perundungan.
MPLS tahun ini dalam tiga kategori sekaligus. Pertama, Deklarasi Anti Perundungan secara serentak, Kedua, Pembuatan Poster Anti Perundungan, Ketiga, Pembagian Seragam Sekolah kepada 73 siswa baru dari keluarga tidak mampu.
Rangkaian acara MPLS ditutup dengan apel penutupan yang dipimpin oleh Kepala SMKN 1 Pungging Mojokerto, Bapak Muharto, S.Pd, M.M, sekaligus berpesan agar para siswa baru bersemangat untuk belajar, meraih prestasi, serta tetap menjaga nama baik SMKN 1 Pungging Mojokerto.








