Pemotongan tumpeng RESTU Suparyono
PRN Surabaya | Syukuran Hari Lahir (Harlah) ke-40, RESTU ( Wadah Pensiunan Pegawai Provinsi Jatim) Tahun 2024 ditandai dengan potong tumpeng oleh Ketua RESTU Jatim Moh Djaelani dan diberikan kepada Suparyono yang saat ini memasuki usia 85 tahun. Suparyono terakhir menjabat sebagai asisten 3 Setdaprov Jatim, juga pernah menjadi Kepala Dispenda (sekarang menjadi Bapenda) di era Gubernur Jatim Soelarso, Basofi Soedirman
hingga Imam Utomo.
Syukuran sederhana penuh kekeluargaan yang berlangsung di halaman kantor Gubernur Jl Pahlawan, Surabaya pada Minggu (3/11/2024) pagi dihadiri oleh anggota “RESTU”. Acara diawali dengan olahraga senam kebugaran bersama, tari remo, seni, budaya,, baca puisi, elekton, makan bersama dan pemberian hadiah kejutan doorpreze sembako dll.
Kemudian dilanjutkan dengan memberikan penghargaan kepada 13 anggota (2 anggota saat itu tak bisa hadir) yang masih aktif berkegiatan meskipun memasuki usia 80 tahun ke atas.
Moh Djaelani yang pernah menjadi Kepala Disnaker Jatim di era Gubernur Imam Utomo ini mengatakan RESTU terus mengajak anggota agar selalu aktif berkegiatan. Selain agar mereka selalu sehat dan bermanfaat, yang terpenting adalah mengedepankan silaturahim antar anggota. Sedangan pola yang digunakan dengan mengajak mereka berkegiatan sesuai dengan kesenangan masing-masing, mulai olahraga, rohani, sosial hingga seni dan budaya.
“ Melalui silaturahim yang dikemas dengan pola-pola pendekatan mulai olahraga seperti senam, juga rohani, seni seperti itu mendapat sambutan positif anggota,” tuturnya.
Masih kata Djaelani kegiatan rohani rutin dengan mendatangkan tokoh agama Islam untuk memberikan pencerahan dan siraman rohani kepada anggota. Terakhir mendatangkan H Ahmad Zahro dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Kedepan rencananya akab mendatangkan penceramah yang juga dokter, Ustaz H Agus Ali Fauzi.
“Demikian halnya untuk seni dan budaya pihaknya memfasilitasi berbagai kegiatan, di antaranya karawitan, nyanyi. Bahkan untuk bidang olahraga tak hanya senam, juga ada outbond,” ungkapnya.
Kiprah RESTU, kata Djaelani, tak hanya berkegiatan di internal wadah, juga aktif mengikuti event-event yang diselenggarakan pihak lain. Terakhir sejumlah anggota yang memiliki bakat bernyanyi dikirim mengikuti event Festival Lansia, penyelenggaranya Unesa bekerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi Jatim. Mereka itu di antaranya Kurtini, Siswandi, Soehardjo, Banun, Tunik, Ema, Tutik, Mei dan Nunung.
Sedangkan Suparyono, salah satu penerima penghargaan sebagai anggota aktif RESTU mengatakan sejak purna tugas sebagai asistem 3 Setdaprov Jatim pada 2005, dia aktif bergabung di RESTU. “Sejak tahun 2005 itu saya aktif sampai sekarang. Saya rasakan banyak manfaatnya, bisa bertemu dengan teman-teman kantor yang sama-sama sudah pensiun dan berkegiatan bersama mulai olahraga, keagamaan, sosial hingga seni. Menyehatkan secara fisik dan mental,” kata Suparyono yang memiliki 7 cucu ini.
Suparyono mengaku, kegiatan hari ini spesial baginya karena bertepatan dengan ulang tahunnya. “Saya bersyukur masih sehat, ini anugerah terbesar,” kata Suparyono yang mengaku di saat mudanya aktif olahraga bulutangkis ini.
Sebelum pemotongan tumpeng, seluruh anggota senam bersama dipandu instruktur. Setelah itu secara bergiliran masing-masing UK tampil. Ada line dance, nyanyi. Dalam kegiatan harlah ke-40, juga ada bazar makanan, minum, busana hingga produk kerajinan. (ryo’/sae)

