PRN Ngawi | Ngawi – Hari Jumat 2024, Peringatan Hakardia (Hari Anti Korupsi dan Anti Gratifikasi) diperingati di seluruh Dunia, mengusung tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju” di Kabupaten Ngawi, kegiatan ini digelar di Alun-Alun Merdeka dan dihadiri oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta staf Inspektorat Ngawi. Acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberantas korupsi dan gratifikasi di lingkungan pemerintahan.
Dalam sambutannya, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memberikan pesan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ngawi. Beliau mengingatkan agar ASN lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas, terutama dalam aspek administrasi. “ASN adalah ujung tombak pemerintahan dan menjadi panutan bagi masyarakat. Oleh karena itu, integritas dan kehati-hatian sangat penting untuk dijaga,” ujar Ony.
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas kejadian-kejadian sebelumnya di mana beberapa ASN terlibat kasus korupsi. “Kami bersama Wakil Bupati dan Sekda meminta maaf yang sedalam-dalamnya atas adanya kasus korupsi yang melibatkan ASN. Semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Ngawi, Yulianto Kusprasetyo, turut memberikan arahan kepada para ASN yang hadir. Dalam pidatonya, ia mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja dengan lebih baik. “Semua yang kita lakukan ini demi keluarga kita. Jangan sampai ada lagi ASN yang tersandung masalah korupsi. Mari kita bekerja dengan penuh integritas,” tegas Yulianto.
Kegiatan ini juga diisi dengan pembacaan deklarasi anti korupsi dan anti gratifikasi oleh seluruh peserta yang hadir. Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjadikan Kabupaten Ngawi bersih dari korupsi.
Suasana di Alun-Alun Merdeka Ngawi pada hari itu tampak penuh semangat. ASN dari berbagai instansi pemerintah hadir dengan antusias mengikuti jalannya acara. Dukungan penuh dari pemerintah daerah juga menjadi bukti nyata keseriusan dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan.
Dengan semangat Hakardia, pemerintah Kabupaten Ngawi berharap peringatan ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh ASN untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas. Pesan moral yang disampaikan dalam acara tersebut menjadi landasan kuat untuk mencegah korupsi di masa depan. (Jatmiko)


