By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Gelar HLM TPID, Wabup Rizal Tekankan Edukasi Pangan Alternatif dan Sinergitas dalam Kendalikan Inflasi
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Gelar HLM TPID, Wabup Rizal Tekankan Edukasi Pangan Alternatif dan Sinergitas dalam Kendalikan Inflasi
KABAR JATIM

Gelar HLM TPID, Wabup Rizal Tekankan Edukasi Pangan Alternatif dan Sinergitas dalam Kendalikan Inflasi

Redaksi
Last updated: 20 Maret 2025 10:09 am
Redaksi
Published: 20 Maret 2025
Share
SHARE

Doc. by : Diskominfo Kab. Mojokerto

PRN Mojokerto | Mojokerto – Sebagai upaya dalam mengendalikan inflasi harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di Wilayah Kabupaten Mojokerto, Pemerintah Kabupaten Pemkab (Mojokerto) menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Mojokerto.

Rapat yang berlangsung di Ruang Satya Bina Karya (SBK) tersebut, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto M. Rizal Octavian.

Dalam arahannya, Wabup Rizal menekankan pentingnya sinergitas dan inovasi antar OPD serta edukasi terkait pangan alternatif terhadap masyarakat dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2025.

Ia pun menyoroti inflasi di Kabupaten Mojokerto yang mencapai 0,46 persen pada Februari lalu. Beras menjadi komoditas utama penyumbang inflasi, mengingat masyarakat sangat bergantung pada konsumsi nasi. Oleh karena itu, Rizal menekankan pentingnya edukasi terkait pangan alternatif seperti kentang dan jagung untuk mengurangi ketergantungan pada beras.

“Banyak masyarakat Kabupaten Mojokerto kalau belum makan nasi itu belum makan, jadi mungkin kedepan kita juga harus mengedukasi masyarakat tentang karbohidrat kompleks yang tidak hanya beras saja. Bisa kentang atau jagung, itu harus kita edukasi agar kebutuhan beras kita juga relatif stabil kedepannya,” ujar Rizal, Rabu (19/3) pagi.

Meski begitu, Ia juga mengapresiasi Bulog yang telah memastikan stok beras cukup untuk enam bulan ke depan. Namun, edukasi tentang diversifikasi pangan tetap perlu digencarkan.

Lebih lanjut dalam mengendalikan inflasi, Wabup Rizal juga mengimbau agar OPD yang tergabung dalam TPID terus meningkatkan sinergitas antar sesama. Ia juga menilai, bahwa inovasi harus dilakukan secara bersama-sama, bukan terpisah-pisah, agar kebijakan yang dihasilkan lebih efektif.

“Saya harapkan sinergitas dan juga kolaborasi yang baik maupun inovasi bersama. Jadi inovasi jangan sendiri-sendiri tetapi harus dibicarakan sesama OPD, sehingga bisa mendapatkan hasil yang baik,” jelasnya.

Wabup Rizal juga mengatakan dalam mengendalikan inflasi di Bumi Majapahit, efektivitas operasi pasar harus tepat sasaran. Ia meminta agar pemetaan lokasi dilakukan dengan lebih cermat, sehingga pasar yang dipilih benar-benar memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat.

Tak hanya itu, Wabup Rizal juga menyoroti peran toko-toko penyeimbang harga seperti Toko Wulandari dan Aplikasi Tumbas. Terkait Toko Wulandari, ia mengusulkan pembukaan cabang di daerah utara sungai agar masyarakat diwilayah tersebut tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Mungkin awal-awal, toko bisa diletakkan ditengah-tengah, mungkin disamping Kabupaten ada space kosong bisa dibuat agar masyarakat yang di Utara sungai tidak terlalu jauh. Daerah-daerah Sooko juga dekat di wilayah-wilayah dekat sini juga bisa tercover. Jadi bukan hanya di Mojosari saja,” tegasnya.

Diakhir arahannya, Wabup Rizal juga berpesan agar TPID Kabupaten Mojokerto dapat mengatasi isu kenaikan harga cabai di wilayah Pacet. Sebab, wilayah Pacet merupakan penghasil cabai. Ia juga meminta untuk segera diidentifikasi, apakah karena tingginya permintaan akibat pariwisata atau adanya ketidakseimbangan produksi dan distribusi.

“Pacet penghasil cabai tetapi kok harganya tambah naik? Ini harus dicari tahu penyebab pastinya. Siapa tahu, penyebabnya kebutuhan di wilayah pacet banyak, karena kita tahu Pacet dan Trawas ini tempatnya berlibur. Sehingga antara kebutuhan sama produksi kita ini memang seimbang atau lebih, ataupun bisa jadi orang-orang Pacet ngambilnya dari wilayah Batu, makanya harganya tetap mahal. Itu juga harus kita cari tahu lebih pastinya,” pungkasnya.

Diselenggarakan rapat ini diharapkan menjadi langkah strategis Pemkab Mojokerto dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ags)

You Might Also Like

Gelar Tahlil dan Doa Bersama, Gubernur Khofifah : Jangan Panik, Tetap Tenang, Pemerintah Kerja Keras Tangani Bencana Awan Panas Guguran (APG) Semeru
IKWAL Dan PJI Sumenep Mengapresiasi Kinerja Polsek Kalianget Dalam Kasus Penganiayaan.
Polresta Sidoarjo Fasilitasi Balik Mudik Gratis Tujuan Lima Kota
1266 KK Terdampak Tersenyum Semringah Mendapatkan Ganti Rugi TPA
Patroli Perintis Presisi Siang di Kabupaten Sidoarjo
TAGGED:Gelar HLM TPIDMojokertoWabup Rizal Tekankan Edukasi Pangan Alternatif dan Sinergitas dalam Kendalikan Inflasi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?