PRN MOJOKERTO | Keluhan pasien setelah minum obat dari Rumah Sakit Sido Waras Bangsal Mojokerto dada drodok dan menggigil diduga pihak rumah sakit salah kasih obat.
Hal ini dialami oleh Tutik warga Sambiroto kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto, yang telah mendapat rujukan dari Puskesmas Tangunan dengan program KIS agar berobat di RS Sido Waras Bangsal pada selasa 21/10/2025 dikarenakan di Puskesmas Tangunan tidak tersedianya layanan penyakit Jantung.
Dari keterangan yang diberikan oleh Tutik menuturkan bahwa dirinya bersama suaminya habis mendatangi perawat di Perum Indraprasta guna menanyakan 3 macam obat yang diberikan oleh pihak RS Sido Waras, pasalnya saat pihak rumah sakit memberikan obat terhadap Tutik tidak diberikan petunjuk penggunaannya.
” udah baca sendiri dirumah” ucap Tutik menirukan ketusnya ucapan Bella petugas bagian obat Rumah Sakit Sido Waras.
Tutik menambahkan dirinya bingung sesampai dirumah dikarenakan tidak adanya petunjuk langsung dari pihak RS atas penggunaan obat, sementara tidak ada orang yang bisa menjelaskan petunjuk yang ada di kemasan obat, dan pada akhirnya tetap diminum dan dampak yang dirasakan oleh Tutik semalaman tidak bisa tidur badan gemetar dan dadanya ‘drodok’ atau dek dekkan.
Sementara itu Samsul, SH.CPM. selaku Ketua Divisi Hukum Lembaga Perlindungan Konsumen YAPERMA memyampaikan bahwa dirinya yang langsung menanyakan peristiwa tersebut terhadap pasien Tutik, selanjutnya Samsul juga sudah melakukan pengaduan melalui kontak whatsapp RS Sido Waras.
Lebih lanjut pengaduan dari LPK YAPERMA ditanggapi langsung oleh Djuman selaku Humas Rumah Sakit Sidowaras, dalam keterangannya Djuman menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat pelayanan yang kurang berkenan, dan dirinya menyebutkan bahwa pelayanan yang sudah diberikan terhadap pasien sudah sesuai SOP. (red).

