PRN Ngawi | Warung Pecel Mbok Giyem yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan kantor BRI Pusat Ngawi, masih menjadi salah satu kuliner legendaris yang ramai dikunjungi masyarakat. Sejak pertama kali beroperasi pada tahun 1980, warung ini tidak pernah sepi pembeli dan terus berkembang menjadi tujuan favorit pencinta pecel dari berbagai daerah.
Awalnya, warung pecel ini dikelola langsung oleh pendirinya, yaitu Mbok Giyem. Dengan cita rasa khas dan racikan bumbu yang turun-temurun, Mbok Giyem berhasil membangun reputasi sebagai penyaji letok pecel terenak di kota Ngawi. Kini, setelah lebih dari empat dekade, pengelolaan warung telah dilanjutkan oleh putrinya, Desy, yang tetap mempertahankan resep dan kualitas hidangan.
Menu yang tersedia di Warung Pecel Mbok Giyem cukup beragam, mulai dari nasi pecel daging, pecel telur, pecel paru hati ayam, pecel ayam, dan berbagai pilihan lauk lainnya. Kekhasan bumbu pecel yang gurih dan sedikit pedas menjadi daya tarik utama bagi para pelanggan yang datang untuk menikmati santapan malam.
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 17.00 WIB hingga 22.00 WIB. Meski memiliki jam operasional hingga malam, makanan biasanya sudah habis sebelum waktu tutup karena tingginya minat para pembeli. Para pelanggan yang sudah menjadi langganan tetap pun sering datang lebih awal agar tidak kehabisan.
Pelanggan Warung Pecel Mbok Giyem tidak hanya berasal dari masyarakat sekitar desa maupun kota Ngawi, tetapi juga dari kalangan publik figur. Beberapa di antaranya adalah penyanyi terkenal Cak Nan serta anggota Polres Ngawi juga Pemda yang telah lama menjadi pelanggan setia.
Selain pelayanan yang ramah dan cepat, Warung Pecel Mbok Giyem juga menyediakan layanan pemesanan untuk Jumat Berkah, nasi kotak, dan berbagai keperluan acara lainnya. Dengan pelayanan profesional, pesanan dalam jumlah besar pun dapat dilayani dengan baik.
Meski sangat terkenal dan memiliki banyak pelanggan, harga menu di Warung Pecel Mbok Giyem tetap terjangkau dan bisa dinegosiasi sesuai kesepakatan. Hal inilah yang membuat warung legendaris ini terus menjadi pilihan utama masyarakat Ngawi hingga hari ini. Kuliner sederhana namun penuh cita rasa ini semakin memperkuat posisinya sebagai ikon kuliner daerah yang patut dilestarikan. Jatmiko.

