PRN SUMENEP, – Di Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang ke-749, Sidang Paripurna Istimewa tahun 2018 Bernuansa keraton Sumenep terdahulu yang digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumenep ujung timur pulau garam madura, Rabu 31/10 /2018.
Ruangan sidang Paripurna tahun 2018 ini dihias seperti keraton Sumenep jaman dulu karena bagian depan tangga pintu masuk ruang sidang Paripurna di jaga oleh dua orang yang berpakaian prajurit jaman kraton dulu dengan memegang tombak.
Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim dan wakil bupati Sumenep Achmad Fauzi menggunakan pakaian keraton Sumenep memasuki ruang sidang Paripurna yang di iringi dengan musik tradisional Sumenep.
Semua peserta rapat paripurna yang hadir waktu itu juga menggunakan baju seperti Adipati jaman keraton Sumenep terdahulu dan sebagian ada yang menggunakan baju sakera, baju cirikhas madura.
Yang hadir dalam paripurna ini adalah :
– Pimpinan dan Anggota DPRD Sumenep, – Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, – Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi, SH, – Sekda Ir. Edy Rasiyadi, M.Si, – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), – OPD dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sumenep, – LSM dan wartawan.
Dalam sambutan Wakil Ketua DPRD Sumenep Moh. Hanafi, yang mewakili ketua DPRD Sumenep, dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-749 tahun ini berjalan sesuai dengan harapan untuk melestarikan budaya masyarakat Sumenep yang kita miliki dari ninik moyang terdahulu.
“Semangat dan ikhtiar seperti Arya Wiraraja terdahulu sangatlah penting untuk dilestarikan dan terus dikembangkan dalam tatanan pemerintahan Sumenep ini.” ucapnya
Sementara menurut penjelasan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si dalam sambutannya, rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-749 tahun ini berjalan dengan lancar dan aman terkendali. Dengan harapan generasi sekarang bisa mengenang dan melanjutkan para pejuang terdahulu
“ Pesan Bung Karno dulu agar anak bangsa kita tidak melupakan sejarah terdahulu untuk kejayaan dalam kehidupan di masa mendatang. Kalau perjuangan raja terdahulu utamanya Arya Wiraraja tidak hanya berjuang di dalam pemerintahannya sendiri, namun juga turut membantu Raden Wijaya yang masih dikenang hingga saat ini,” tutur Bupati Sumenep.
Sumenep telah berumur 749 tahun yang dipimpin oleh 35 Raja dan 15 Bupati sampai saat ini.
“ untuk membangun Kabupaten Sumenep saat ini kita tidak lagi menggunakan tombak ataupun keris, tetapi perjuangan sekarang ini sangatlah berat, karena harus berjuang, menjaga dan meningkatkan upaya inovasi untuk mencapai kesempurnaan dalam pemerintahan,” harapanya.
Teporter : Erfandi

