PRN SUMENEP,. Ditahun sebelumnya pada Tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Penyerahan Zakat Fitrah dengan menggelar upacara adat Keraton Sumenep dari pendopo menuju Masjid Agung Sumenep, tapi Tahun ini berbeda Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep menggelar pembagian zakat langsung kepada masyarakat Fakir miskin dan kaum Duafa di Gedung Korpri Sumenep, Senin 27/05/0/2019.
Yang hadir dalam acara tersebut:, Bupati Sumenep A. Busyro Karim, wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Sekretaris daerah Kab. Sumenep Edy Rasyadi, segenap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se Kabupaten Sumenep, serta para tokoh masyarakat, dan segenap para undangan.
Menurut keterangan dari Aminullah kadis Sosial Sumenep, kegiatan penyaluran zakat fitrah tersebut merupakan bagian rentetan agenda visit sumenep tahun 2019. Yang melalui Dinas Sosial Pemkab Sumenep telah menyalurkan Zakat Fitrah kepada 2953 kaum duafa dan fakir miskin yang ada di kota Sumenep, semua ini adalah sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah kepada masyarakat miskin.
“ Tahun ini Sekitar 2953 masyarakat miskin yang mendapatkan zakat fitrah dari Pemkab Sumenep hasil dari ifak zakat fitrah yang terkumpul dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di kabupaten Sumenep,” Tutur Aminullah.
“ dan Penyaluran zakat fitrah tersebut Pemkab Sumenep diberikan kepada perorangan dan juga secara perwakilan organisasi, seperti takmir masjid dan pesantren,” Imbuhnya.
Dalam sambutan Bupati Sumenep, Pemerintah kabupaten Sumenep berharap, Masyarakat miskin (Masyaikin) yang hadir pada hari ini adalah orang yang berhak menerima zakat, dan mudah mudahan untuk tahun depan Masyaikin tidak menerima zakat fitrah lagi, tetapi sudah bisa berzakat.
” Pemerintah kabupaten Sumenep berharap dengan berbagai program nya, dengan berbagai kegiatan nya yang tersebar di seluruh OPD yang ada Kabupaten Sumenep, Masyaikin yang sekarang hadir untuk tahun depan sudah bisa berzakat, Karena kalau program tersebut bisa berjalan ditambah dengan usaha yang keras dari Bapak dan ibu yang dibarengi dengan kecerdasan dalam berusaha insyaallah masyaikin ini tahun depan bisa memberi zakat,” Ucap A. Busyro Karim.
Karena ini harapan Pemerintah RI bisa mengurangi tingkat kemiskinan, tingkat jumlah pengangguran dan semua masyarakat bisa hidup di atas garis kemiskinan, semua itu adalah keinginan program pemerintah, dari data yang ada pendistribusian dan pendaya gunaan zakat Tahun 2018 telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, zakat berhasil meningkatkan masyarakat miskin itu rata rata 97,88%
“Zakat secara signifikan memperbaiki, tidak hanya kesejahteraan ekonomi saja tetapi juga kesejahteraan spiritual, Pendidikan, kesehatan dan kemandirian bagi para masyarakat fakir miskin,” kata Bupati Sumenep.
Harapannya A.Busyor Karim Bupati Sumenep dua periode ini, kepada masyarakat miskin yang Hadir dalam kegiatan tersebut tidak sampai mewariskan kemiskinannya kepada anak cucunya nanti.
” Saya berharap pada bapak/Ibu yang hadir pada acara ini bagaimana anak anaknya, cucu-cucunya harus disekolahkan, karena untuk memutus kemiskinan ini bisa melalui pendidikan dan ketika pendidikannya tinggi insyaallah nanti anaknya tidak lagi menjadi masyaikin.” Pintanya.
Lanjut A. Busyro Karim, ” Jangan mewariskan kemiskinan tapi kita harus memotong kemiskinan, karena tidak ada alasan lagi tidak mampu untuk menyekolahkan anak-anaknya, karena sekarang ini sudah banyak biasiswa yang telah diberikan kepada anak-anak yang mau melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi, dengan ilmu tersebut bisa memotong garis kemiskinan dan Kita harus optimis untuk bisa memutuskan kemiskinan itu, jangan sampai kemiskinan itu di wariskan kepada anak cucunya, anak itu harus bisa menjadi orang yang sukses.” Harapan Bupati Sumenep. (erfandi).

