By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: SDI Pa’jukukang Resah, Kepala Sekolah Dituding ‘Embat’ Dana Sekolah
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » SDI Pa’jukukang Resah, Kepala Sekolah Dituding ‘Embat’ Dana Sekolah
LAWAN KORUPSI

SDI Pa’jukukang Resah, Kepala Sekolah Dituding ‘Embat’ Dana Sekolah

Redaksi
Last updated: 23 Desember 2019 4:29 pm
Redaksi
Published: 23 Desember 2019
Share
SHARE

PRN BANTAENG – Tenaga pendidik dan orang tua siswa SD Inpres Pa’jukukang Bantaeng dibikin resah oleh Kepala Sekolah, pasalnya beberapa item bantuan dari pemerintah untuk SDI Pa’jukukang diduga banyak yang di embat oleh Kepala Sekolah.

Kabar tak sedap ini santer terdengar dikalangan guru atau wali siswa, Syahruddin selaku Kepala Sekolah dituding kurang transparan dalam pengelolahan berbagai dana yang diperuntukkan untuk kegiatan siswa seperti halnya dana BOS, kegiatan langsung atau bantuan siswa miskin (BSM) yang disinyalir banyak di sunat olehnya.

Hal ini juga dikait-kaitkan dikalangan para pengajar terkait hal ikwal Syahruddin sebelum menjabat sebagai Kepala SDI Pa’jukukang, diketahui bahwa Syahruddin sebelumnya adalah guru di SDN 1 Lembang Cina juga sebagai bendahara dana BOS yang pernah tersandung dugaan korupsi Dana BOS dan pemalsuan tanda tangan yang kasusnya bergulir di Tipikor Polres Bantaeng.

Dikarenakan pembagian yang tidak seimbang, Sebut saja Wati (bukan nama sebenarnya, red) seorang guru di SDI Pa’jukukang membeberkan kelakuan Kepala Sekolah yang dirasa kotor seperti halnya dana BOS diduga tidak tepat sasaran dan Bantuan siswa miskin (BSM) yang banyak di ‘korupsi’ oleh Syahruddin.

Wati juga membeberkan terkait Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) yang dibuat oleh Syahruddin diduga banyak yang direkayasa, sebagai contoh yang diketahui oleh Wati bahwa setiap pencairan dana BOS, Syahruddin selalu menampakkan perhitungan hutang pembelajaan dari toko yang mencapai 3-4 juta dan kesemuanya tidak ada bukti fisiknya, termasuk penganggaran ATK tidak dapat dinikmati karena belanjanya alakadarnya.

“Para guru rata rata menerima setiap pencairan dana bos berfariasi 750 ribu hinga 900 ribu, namun beberapa triwulan ini, kita terima 450 ribu hingga 650 ribu padahal dana yang diterima per tahun dikisaran 150 juta” ungkap Wati.

Menghadapi rumor tak sedap ini Syahruddin angkat bicara, dirinya sebenarnya sangat jengkel menghadapi wartawan, pasalnya pada kesempatan yang lalu saat dirinya diperiksa atas dugaan korupsi SDN 1 Lembang Cina dan ramai diberitakan oleh media online dan Koran padahal dari hasil pemeriksaan dirinya tidak terbukti. 21/12/19.

Masih dalam keterangan Syahruddin, dirinya menjelaskan bahwa semua yang dilakukan sudah sesuai dengan SOP dan satu hal menurutnya wartawan tidak memiliki hak untuk bertanya masalah anggaran uang Negara melalui dana BOS yang boleh menanyakan berapa dan untuk siapa dana itu disalurkan hanya KPK. Pungkas Syahruddin.

Sayangnya saat dikomfirmasi wartawan terkesan sikapnya terbuka dirinya sengaja mengumpulkan dewan guru diruang kepala sekolah, Ironisnya Kepsek Syahruddin tidak mengetahui jumlah murid penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) dan hal ini dapat dipastikan kuat dugaan dana BOS tidak sampai ketangan siswa. (Syamsuddin).

You Might Also Like

Wabup Bantaeng Buka Rakor Dewan Ketahanan Pangan
TIM T4P POLRES BANTAENG BERHASIL MENANGKAP DPO CURAT
Terindikasi Banyak Permainan Kotor Kawasan Petak Kerja BKPH Dampit Alih Alih Kelompok Swadaya Masyarakat
Bangun Komitmen Bersama Kembangkan Potensi Wisata Desa
Proyek Hippam Tahun 2015 ‘Mangkrak’ Cipta Karya Terkesan Tutup Mata
TAGGED:BantaengBantuan Disunat
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
HUKUM

PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng

Redaksi
By Redaksi
30 September 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?