
PRN KEDIRI | Warga di Desa Ngablak Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri harus kembali terdampak banjir, Senin (11/5). Ini lantaran, tanggul yang berada di antara Desa Maron dan Desa Ngablak kembali jebol.
Dari data yang diperoleh, akibat tanggul jebol ini Perumahan Asabri Dusun Ngablak, lebih dari 30 KK terdampak banjir. Selain itu perkampungan di Dusun Ngablak juga tidak luput dari luberan air sungai.
Menurut Kasi Humas Polsek Banyakan, Aiptu Nanang Setyawan, personel Polsek Banyakan, TNI, dan personel Tagana serta TRC masih melakukan koordinasi terkait tanggul jebol. “Iya, tanggul di antara Desa Maron dan Desa Ngablak kembali jebol. Kami masih melakukan koordinasi,” ujarnya
Sementara itu, Danus, personel Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) Desa Maron menjelaskan, tanggul jebol diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. “Perkiraan jebolnya sekitar puk 17.00 WIB. Lokasinya sama dengan yang jebol sebelumnya,” jelasnya.
Namun, kata Danus, personel TSBD masih belum mengetahui panjang tanggul yang jebol. Karena, arus sungai cukup feras sehingga belum memungkinkan untuk melakukan pemeriksaan di lokasi.
Sebelumnya, puluhan Kepala Keluarga (KK) di Dusun Bagol dan Dusun/Desa Ngablak Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri, terdampak banjir. Personel dari Polsek Banyakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri, serta TNI bersiaga untuk mengantisipasi banjir susulan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, tanggul tersebut sebelumnya juga pernah terjadi setidaknya 4 kali dan yang terakhir terjadi pada Minggu (22/3) lalu. Padahal, di lokasi tersebut sudah dibangun plengsengan serta diletakkan tumpukan karung berisi tanah, pasir serta anyaman kawat berisi batu, namun tetap jebol akibat arus sungai yang deras.(BRAM/AM)

