PRN SIDOARJO | Pemusnahan barang bukti ribuan Minuman Keras dan Narkoba oleh Polresta Sidoarjo dan segenap Jajaran Forkopimda, menghiasi acara Press Release akhir tahun 2021 di halaman Mapolres Sidoarjo, Rabu (29/12/2021).
Tampak hadir dalam acara tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro bersama Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor dan Bambang DH anggota DPR RI serta Jajaran Forkopimda Sidoarjo lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta menyampaikan perbandingan trend kasus kriminal yang terjadi di tahun 2020 dengan tahun 2021.
“Secara keseluruhan, total kasus di tahun 2020 sebanyak 793 kasus kriminal sementara di tahun 2021 terjadi sebanyak 691 kasus, ini berarti ada penurunan kasus kriminal di wilayah Sidoarjo sebanyak 102 kasus,” ujar Kapolresta Sidoarjo.
“Sementara itu, untuk pengungkapan kasus Kriminal di wilayah hukum Polresta Sidoarjo, pada tahun 2020 sebanyak 664 dan di tahun 2021 ini sebanyak 588 kasus yang terselesaikan, secara grafik terjadi peningkatan dalam pengungkapan kasus,” tambahnya.
Selanjutnya untuk perbandingan kasus Narkoba, di tahun 2020 sebanyak 664 kasus Narkoba yang telah diungkap dengan 494 orang tersangka. Di tahun 2021 sebanyak 531 kasus dengan 624 orang tersangka.
Lebih lanjut Perwira Menengah Lulusan Akpol 1998 ini mengungkapkan, untuk barang bukti yang diamankan sebanyak 5.588 gr Ganja, 8.092,51 gr Sabu dan 159 butir Ekstasi serta 745.360 butir Pil Koplo.
Di Satuan Lalu Lintas Polresta Sidoarjo, Perbandingan pelanggaran di tahun 2020 ada sebanyak 33.857 pelanggaran, di tahun 2021 sebanyak 10.200 pelanggaran. Untuk teguran, ada 5.827 teguran di tahun 2020, sementara tahun 2021 hanya 3.861 teguran. “Dengan indikasi penurunan angka Tilang, ini artinya masyarakat kabupaten Sidoarjo lebih taat berlalu lintas,” jelas Perwira dengan tiga Melati di pundak ini.
Menyinggung kejadian Laka Lantas di wilayah hukum Polresta Sidoarjo, Kapolresta menjelaskan bahwa ada peningkatan. Pada tahun 2020 terjadi laka sebanyak 1.743 dengan 226 korban meninggal. sedangkan tahun 2021 ada 1.929 dengan 220 korban meninggal. Peningkatan kasus kecelakaan ini, menurut Kapolres terjadi karena faktor cuaca dan musim penghujan sehingga jarak pandang terbatas serta jalanan licin.
Dalam kesempatan ini juga, Kapolresta menyampaikan beberapa penghargaan yang diterima Polresta Sidoarjo selama kurun waktu tahun 2021. Ada Penghargaan “Role Model Pelayanan Publik” dari Kementrian PAN-RB. “Mitra Terbaik” dari Surat Kabar Harian Memorandum. Polresta Sidoarjo menjadi Juara ke-2 “Inovasi Pelayanan publik Jatim 2021” Kategori Pengunjung Pengguna Layanan Terbanyak. “Indonesia Award 2021” dari Inews TV, dalam hal dukungan percepatan vaksinasi dan Penguatan Bantuan Sosial di Kabupaten Sidoarjo. “Presisi Award 2021” untuk upaya akselerasi vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat kabupaten Sidoarjo serta “Akselerasi percepatan Vaksinasi” dari Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo.
Diakhir Press Release, Polresta Sidoarjo bersama Stakeholder lainnya melakukan pemusnahan ribuan barang bukti Narkoba dan Minuman Keras (Miras).

Uniknya, dalam pemusnahan ribuan botol Miras dengan alat berat PU Bina Marga, Kapolresta Sidoarjo sendiri yang menaiki dan mengoperasionalkan alat berat tersebut sebagai alat penghancur ribuan botol Miras. (kin)

