PRN MALANG | KONI Kota Malang sudah mempersiapkan strategi teknik dan fisik bagi para atlet disemua Cabor secara matang untuk mendapat medali sebanyak-banyaknya.
Hal itu dikatakan ketua KONI Kota Malang Edi Wahyono saat acara pelantikan pengurus Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Porserosi) di Hotel Savana, Minggu (30/1/2022).
“Untuk persoalan lintasan itu domain dari Disporapar, kami dari KONI hanya bisa mendorong agar proyek lintasan tersebut bisa diselesaikan secepatnya. Karena memang gelaran Porprov tidak lama lagi” terang Edi.
Edi juga menegaskan, kalau target perolehan medali dalam event tersebut kami ingin semaksimal mungkin, saat ini Satgas dari KONI Kota Malang juga masih menggodok dari masing-masing Cabor untuk memastikan target perolehan medalinya.
Di tempat yang sama Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengatakan ke media, bahwa hari ini adalah pelantikan pengurus Perserosi kota Malang periode 2021-2025.
“Dengan pelantikan ini bisa menambah keyakinan KONI Kota Malang untuk mencapai prestasi yang lebih maksimal dalam Porprov 2022 yang kurang dari lima bulan lagi”, ucapnya.
Menurut Wawali Edy, yang menjadi persoalan saat ini adalah tempat untuk latihan sepatu roda yang pembangunan lintasannya belum selesai.
“Pembangunan masih 50%, kita akan mendorong Disporapar untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut secepatnya agar atlet sepatu roda bisa berlatih disana sebelum pelaksanaan Porprov”, terangnya.
Edy Sofyan juga berharap, dengan disahkannya kepengurusan, Porserosi Kota Malang mampu mengkosolidasi dan menata organisasi dengan semangat dan tertib.
“Secara otomatis itu akan membawa dampak positif pada atlet sepatu roda Kota Malang meraih target prestasi sesuai yang diharapkan”, harapnya.

Disisi lain Ketua Umum terpilih Porserosi Kota Malang, Erman Hernadi, ST mengatakan bahwa perlu dukungan Pemerintah Kota Malang untuk mendorong atlet sepatu roda kota Malang untuk lebih berprestasi.
“Menjelang Porprov Jatim 2022 dengan target mendapat 4 medali emas, dia yakin target itu bakal tercapai karena sumber daya atlet sepatu rodanya sudah mumpuni”, jelasnya.
Dengan terbentuknya pengurus baru, beberapa program sudah disiapkan diantaranya pembinaan dan pencarian bibit atlet muda sepatu roda. Juga edukasi mengenai olah raga sepatu roda melalui kegiatan roadshow. (Ila)

