By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Bupati Kediri Resmikan Pasar Wates
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Bupati Kediri Resmikan Pasar Wates
KABAR JATIM

Bupati Kediri Resmikan Pasar Wates

Redaksi
Last updated: 31 Januari 2024 8:25 am
Redaksi
Published: 31 Januari 2024
Share
SHARE

PRN Kediri | Bupati Kediri Hanindhito Himawan meresmikan Pasar Wates, pasar tematik pertama di Kabupaten Kediri, Senin (29/1/2024). Dihadiri ratusan pedagang peresmian ini ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penandatanganan prasasti oleh bupati.

Pasar Wates yang selesai direvitalisasi selama dua tahap pada 2022-2023 mengusung konsep tematik pasar wisata, budaya, tradisional, modern. Pasar ini bahkan akan menjadi percontohan untuk pasar lain, baik dari segi bangunan, digitalisasi pasar, sarana pendukung dan teknologi yang digunakan.

“Hari ini salah atau pasar terbaik yang dimiliki Kabupaten kediri adalah Pasar Wates. Harapannya, pasarnya sudah bagus, tolong dijaga kebersihannya,” pesan Bupati Kediri.

Revitalisasi pasar Wates dalam dua tahap menelan anggaran sekitar Rp16 miliar. Dengan anggaran sebesar itu, Bupati Kediri mewanti-wanti kepada pedagang maupun pengunjung untuk sama-sama saling menjaga.

“Kedua, saya berharap bagaimana nanti pedagang tidak meluber keluar pasar,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu meminta area luar pasar tetap steril dari pedagang. Selain menjaga pasar tetap rapi, adanya pedagang yang berjualan di luar juga menjadi keluhan pedagang yang ada di dalam, karena mengurangi pembeli yang masuk pasar.

Setelah Pasar Wates, Bupati Kediri membeberkan pemerintah Kabupaten Kediri akan melakukan revitalisasi Pasar Ngadiluwih. Seperti halnya Pasar Wates, revitalisasi Pasar Ngadiluwih nantinya juga akan memasukkan unsur tematik.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menambahkan, sebagai pasar yang mengusung tematik dalam pembangunannya diharapkan memberikan dampak tidak hanya sebagai sarana jual beli melainkan termasuk sebagai pasar wisata.

“Menjadi harapan Bupati Kediri, Pasar Wates ini di desain tidak hanya sekedar pasar, tapi bagaimana bisa menjadi daya tarik orang luar untuk masuk ke Pasar Wates,” terangnya.

Diterangkan, selain bangunan pasar dengan hiasan relief dan unsur estetika yang ada, pasar ini juga didukung sarana dan teknologi pendukung yang lebih modern. Seperti pemberlakuan e-parkir maupun evretribusi untuk mendukung digitalisasi pasar termasuk penggunaan smart CCTV.

“Smart CCTV ini mungkin juga satu satunya di Jawa Timur untuk level pasar,” urainya.

Jumlah pedagang yang terdata di Pasar Wates berjumlah 486 pedagang. Jumlah itu termasuk yang menempati kios sebanyak 43 pedagang. Tutik menekankan pihaknya akan terus melakukan penataan seiring dengan jumlah pedagang yang terus bertambah.

“Tentunya ini perlu strategi, inovasi-inovasi supaya semua pedagang mendapatkan tempat,” tandasnya.

Sementara itu, seniman patung asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Win Dwi Laksono yang menggarap relief-relief Pasar Wates mengapresiasi kepada Bupati Kediri yang telah memasukkan unsur budaya dalam pasar.

Dia melihat, Pasar Wates, secara fungsional sebagai tempat berjualan dengan penataan pedagang secara modern namun urnamen dan relief yang ada tetap mengangkat nilai tradisional.

“Pasarnya di pinggiran, tapi dikelola dengan kesadaran budaya tradisional, itu mahal harganya. Saya salut dengan kesadaran tersebut,” ucapnya. (Ags/ Ong )

 

 

 

You Might Also Like

Charimatic Night Carnival 2019 Kota Madiun
Doa Bersama di Gelora Delta untuk Tragedi Kanjuruhan
Acara Ancak 1000 Dan Tasyakuran HUT Desa Kaotan ke 222.
Kota Tua Kalianget Penuh Dengan Peninggalan Bersejarah Di Madura.
G  E  M  P  A  R ….Empunya Relawan Gajah Mada Punya Gawe
TAGGED:Bupati Kediri Resmikan Pasar WatesKediri
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
METRO JABODETABEK

SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Redaksi
By Redaksi
6 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?