By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: TANAH COKLAT , TANAH HITAM DIDUGA TERKESAN DIHALALKAN DALAM PENGURUKAN TANAH PEMBANGUNAN TOL JAPEK II
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » TANAH COKLAT , TANAH HITAM DIDUGA TERKESAN DIHALALKAN DALAM PENGURUKAN TANAH PEMBANGUNAN TOL JAPEK II
METRO JABODETABEK

TANAH COKLAT , TANAH HITAM DIDUGA TERKESAN DIHALALKAN DALAM PENGURUKAN TANAH PEMBANGUNAN TOL JAPEK II

Redaksi
Last updated: 6 Juni 2024 1:39 pm
Redaksi
Published: 6 Juni 2024
Share
SHARE

PRN BEKASI | Pembangunan Jalan Tol JAPEK 2, Jakarta – Cikampek II Selatan merupakan jalan Tol yang sedang dalam tahap Pembangunan, jalan tol yang menghubungkan Lingkar Luar Jakarta di Jati Asih, Bekasi dengan Jalan Tol Purbaleunyi di Sadang, Purwakarta.

Informasi yang diterina awak media Rabu 5/6/24, dari salah satu pekerja yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa pembangunan jalan tol JAPEK 2 memasuki tahap Pengurukan Tanah Dasar. Dalam pengurukan tersebut dipegang oleh beberapa Subscont PT. Besar yang bergerak di bidang Pengurukan Tanah.

“untuk sementara pembangunan jalan tol JAPEK 2 masih tahap urug mas, dan dalam progres urug ini di Subscont ke beberapa PT mas, karena mengingat pekerjaan ini membutuhkan ketepatan waktu dan juga material banyak jadi ya harus melibatkan beberapa kontraktor” ungkapnya.

Ketika awak media menyinggung terkait material tanah yang digunakan urug diduga tidak sesuai dengan spesifikasi mandor dari PT. Lancar Jaya Mandiri Abadi tidak bisa memberikan penjelasan.

“saya tidak tahu mas jika tanahnya ada warna hitam, coklat, dan lain sebagainya. Padahal saat akan sebelum penumpahan tanah, harus melalui petugas QC. tugas saya hanya mengawasi, kalau masalah material atau tanah urug itu semua tanggung jawab QC, dan setiap Subscont disini mempunyai QC sendiri mas” jelasnya.

Hal ini menjadi pertanyaan ada apa dengan Tim QC, kenapa tanah hitam dan coklat yang ditumpahkan dalam proyek jalan tol tersebut diduga terkesan diperbolehkan dan dihalalkan. Harusnya Petugas Quality Control melarang dengan tegas dan segera melaporkan kejanggalan kejanggalan dalam penumpahan tanah tersebut.

“seharusnya merah” ujar salah seorang petugas lapangan dari salah satu Subscont salah satu PT yang berada di Lokasi.

Sebagai social control dan peran serta menyampaikan berita kepada masyarakat, maka terkait hal ini, awak media akan segera mengklarifikasi kepada pihak Quality Control, ke beberapa PT Sub Icon yang Jasa Marga, Menteri PUPR, dan pihak terkait lainnya.

Ariono Aji, S.T selaku konsultan proyek yang berpengalaman menanggapi terkait temuan wartawan Pena Rakyat News, dalam pembangunan jalan tol JAPEK 2 dilapagan sangat prihatin, karena mengingat semua pekerjaan baik jalan tol maupun gedung jika material wajib sesuai dengan SNI.

“semua pekerjaan baik gedung maupun jalan tol wajib menggunakan material SNI yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah, apalagi pekerjaannya masih tahap urug, maka tanah merah disebut juga dengan istilah laterit yaitu tanah yang memiliki warna cokelat kemerah-merahan” ungkapnya.

“karena mengingat karakteristik tanah merah mudah menyerap air, memiliki pH netral sampai asam, memiliki kandungan alumunium dan zat besi, mengandung bahan organik sedang, dan memiliki profil tanah yang dalam. Jenis tanah merah memiliki tekstur tanah yang cukup padat sehingga cocok digunakan untuk proses pengurugan atau penimbunan lahan” tuturnya,

“tetapi pada Prakteknya, pada proyek Pembangunan jalan tol Japek 2, menurut analisa dan pengamatan saya berdasarkan foto, dokumentasi video yang kalian bawa tersebut diduga berbagai macam warna tanah dan tanahnya bukan cuma tanah merah saja, terkesan ada dugaan manipulasi atau kecurangan dalam pengurugan tanahnya” imbuhnya. (Imbran BH)

You Might Also Like

OPERATOR XL-AXIATA DIDUGA LAKUKAN PHK MASSAL SEPIHAK DAN UNION BUSTING
Sempat Timbulkan Kegaduhan Postingan di Medsos Jalan Rusak Jatake, Polsek Pagedangan Mediasi Pemilik Akun
Tekab PMJ Gelar Operasi Cipta Kondisi Antisipasi Tawuran dan Geng Motor
Polsek Ciputat Salurkan Bansos di 13 Kelurahan Dalam Rangka Hut RI Ke-75
Zainudin Amali : Politik Uang Bisa Jadi Kanker Dalam Demokrasi
TAGGED:BekasiTANAH COKLATTANAH HITAM DIDUGA TERKESAN DIHALALKAN DALAM PENGURUKAN TANAH PEMBANGUNAN TOL JAPEK II
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Redaksi
By Redaksi
1 Oktober 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?