PRN Kediri | Majelis Pondok Gayeng Kediri yang diasuh oleh KH. Nuril Anwar atau yang akrab disapa Gus Nuril dari Kencong Kediri melaksanakan acara milad pertama yang digelar pada hari rabo 30 – 10-24 di lokasi pengajian rutin Pondok Gayeng di dsn.Ketangi ds. Bringin Badas Kediri Senen (4/11/2024)
Acara puncak milad merupakan hari kelahiran dipandu oleh empat MC tetap pondok Gayeng ( Didik Ong, Doly Lana, Mbah Dalbo, Ning Rahma) diawali dengan persembahan lagu lagu Islami oleh musik gambus Arabian El Syauq plus dua penatlri sufi dilanjut dengan penampilan banjari Al Mubarok, penampilan santri TPQ Pondok Gayeng, santunan yatim piatu dan duafa, tauziyah, pemotongan tumpeng dan diakhiri dengan pembagian doorprize.
Dalam keterangannya Taruna Widjanarko yang akrab disapa Mas Koko selaku ketua Majelis Pondok Gayeng menjelaskan bahwa dalam acara milad ini sengaja dilaksanakan dengan sederhana dan melibatkan peran dari jamaah.
“Alhamdulillah peran dari jamaah Pondok Gayeng pada milad pertama ini mengesankan bagi kami, mereka memiliki ide sendiri untuk menyantuni yatim piatu dan duafa dan Alhamdulillah pada malam ini sudah terwujud dengan pemberian santunan uang tunai, bingkisan dan sembako uang tentunya membahagiakan bagi semua” jelas Mas Koko
Sebelum puncak milad pertama Pondok Gayeng dilaksanakan , pada siang hari diadakan juga pengobatan masal bekerjasama dengan RS.HVA Toeleongredjo Pare. Menurut Gus Nuril pelaksanaan pengobatan masal itu sungguh membahagiakan sesuai dengan tema milad pertama Pondok Gayeng yaitu “Bahagia Bersama”.
“Dalam perjalanan Pondok Gayeng yang masih satu tahun ini saya sangat berbahagia karena bukan hanya jumlah jamaah yang makin bertambah namun timbul juga rasa kebersamaan dan rasa saling asih yang tinggi dari jamaah. Sebagai contoh pada siang hari sebelum pengajian rutin, jamaah dengan kesadarannya ada yang membawa beras, lauk,sayur,kopi,teh,kacang,dan lain lain ke pondok kemudian devisi dapur yang memasaknya untuk hidangan bersama setelah pengajian rutin. Ini ciri khas Pondok Gayeng” ungkap Gus Nuril.
Acara puncak dihadiri oleh mubaligh muda yang sedang viral yaitu Gus Bahru Zamzami. Dalam tauziyahnya Gus Bahru merasa iri dengan Pondok Gayeng karena keakraban jamaah dan inovasi yang telah terbangun
“Sepertinya saya wajib iri dengan Pondok Gayeng, karena inovasinya itu lo. Ini adalah Pondok Intrapreneur yang inovatif. Ada pelatihan berternak lele, ada usaha sebagai distributor beras dan lain-lain yang sangat berguna bagi majelis dan jamaah” kata Gus Bahru.
Disamping Gus Bahru, milad pertama Pondok Gayeng juga dihadiri oleh KH. Tihfatun Nafi’ (Gus Nafi’) yang memberikan hadiah sepeda listrik untuk kendaraan operasional majelis. Hadir juga KH. Jauhar Nerhu ( Gus Mahu ) Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kencong, Camat Badas dan jajaran serta tokoh tokoh lainnya.(ags/ong)

