Sidoarjo, penarakyatnews.id – Satu lagi dari deretan dugaan penyimpangan anggaran proyek dibidik oleh pewarta, kali ini ditemukan dugaan mark up anggaran pembangunan drainase di Desa Permisan yang terlihat asal jadi.
Data awal yang diperoleh oleh awak media nampak saat pekerja melakukan adonan luluh yang diduga tidak sesuai standart, dan yang lebih parah lagi saat dilokasi proyek hujan yang cukup lumayan, namun pengerjaan tetap berlangsung dan tidak berhenti.
Menurut keterangan seksi perencanaan Ilul, dirinya sama sekali kurang paham terkait pengerjaan proyek drainase karena dirinya tidak pernah diajak membahas masalah proyek itu.
Sedangkan menurut Sekdes Permisan Nawaib, anggaran APBdes yang digunakan untuk proyek drainase itu kurang dari 50 juta sedangkan yang mengetahui lebih jelasnya terkait proyek tersebut adalah bu Lurah dan seksi perencanaan desa.
Dari data awal ini tim investigasi pena rakyat news akan terus menggali informasi terkait dugaan penyimpangan anggaran proyek drainase desa Permisan. Bersambung…(niko)

