Nganjuk, penarakyatnews – Hujan deras selama empat jam yang mengguyur Kecamatan rejoso, Kabupaten Nganjuk mengakibatkan aliran sungai semantik meluap hingga keluar tanggul dan merendam 5 Desa. Ketinggian air banjir ini antara 30 centimeter hingga satu meter. Senin malam(19/2/18).
Desa yang terdampak banjir antara lain, Sambikerep, Banjarejo, Rejoso, Klagen dan Jatirejo. Banjir merendam ratusan rumah yang tersebar pada 5 desa, warga berusaha membendung air dengan menyumpal pintu rumah menggunakan karung berisi pasir. Tujuannya, agar air banjir tidak masuk ke dalam rumah. Sementara benda-benda berharga seperti uang, perhiasan aneka elektronik dipindah ke tempat yang lebih tinggi.
Selain menggenangi pemukiman, banjir juga juga menyebabkan akses jalan penghubung antar kecamatan tergenang. Tanaman padi dan bawang merah di sawah juga ikut terendam. “Air banjir datang setelah hujan deras sejak sore hari. Sungai di Rejoso meluap dan menyebabkan banjir,” kata Serka Juki Babinsa Desa Sambikerep.
Sementara itu ditempat kejadian Kapten Inf Yatno Danramil 0810/15 Rejoso menerangkan bahwa seringnya sungai meluap saat hujan diakibatkan resapan Air di pegunungan sudah berkurang, hal tersebut dikarenakan hutan di wilayah Rejoso banyak yang gundul karena pembalakan liar dan pembukaan lahan.(dwi)

