PRN SUMENEP – Perilaku dugaan kecurangan dan pelanggaran telah tertangkap kamera wartawan di SPBU 54.694.11 Kalianget dan berindikasi pada pembohongan publik.
Hal ini diketahui oleh wartawan Pena Rakyat News saat hendak mengisi di pom bensin Kalianget kamis 22/3/18 pukul 21.45 wib, saat itu terpasang papan pengumuman tertulis ‘PREMIUM KOSONG’ dan ara pembeli premium eceran pada balik kanan.
Kerena merasa adanya kejanggalan tak lama selang beberapa menit ada mobil odong-odong dengan membawa beberapa durigen langsung mengisi premium di area tertulis Premium Kosong dan lampu juga menyala kembali setelah dimatikan pukul 22.00 wib.
Perlakuan pihak pengusaha SPBU yang dirasakan oleh beberapa konsumen pengguna premium sangat merugikan ini mendapat respon yang sangat keras dari warga sekitar, menurut keterangan warga Kalianget yang tidak bersedia disebut namanya merasa kecewa pasalnya setiap warga yang hendak mengisi premium di SPBU kalianget selalu tertulis Premium Kosong’ padahal faktanya dijual kepada pembeli durigenan.
Lebih lanjut saat penanggung jawab SPBU Kalianget Mussani dihubungi via selulernya menerangkan bahwa “masalah itu tidak bs dipermasalahkan karena saya sebagai pembisnis berhak mengambil laba/keuntungan dari penjualan BBM dan berhak menjual ke siapapun untuk mendapatkan untung” pungkas Mussani.
Senada juga disampaikan oleh sebut saja Kodim (bukan nama sebenarnya) warga Kalianget, dirinya pernah membeli premium hanya dibatasi sampai 15 liter saja sedangkan untuk orang lain yang membawa puluhan durigen tidak ada pembatasan.
Atas kejadian ini tim investigasi akan melanjutkan penelusuran kepada Dorektorat Migas Jawa Timur. (erfan).

