PRN GANJUK– Peristiwa kecelakaan maut hari ini kembali terjadi di jalur Surabaya-Madiun tepatnya di tikungan depan PT Jaker Desa Kepuh Kecamatan Kertosono Nganjuk yang melibatkan bus Mira dengan bus pariwisata yang mengangkut mahasiswa Universitas Sanata Darma Fakultas Ekonomi, Sabtu (12/5/2018) pagi.
Akibat dihantam oleh bus pariwisata Nopol AE 7262 UP yang berjalan dengan kecepatan tinggi, bus Mira berusaha menyalib Truk, dari arah timur melintas rombongan 3 bus pariwisata ahirnya lakalantas tak bisa dihindarai,bus Mira banting ke kiri namun ekor bus tak terelakkan ahirnya terjadi lakalantas, 3 tewas dengan kondisi mengenaskan.
Kini 3 jenazah, Fery (45) warga Pangsud Nganjuk, Suwarno (37) warga Desa Godean Loceret, Nur Hadi (50) warga Desa Doho Pace sudah dievakuasi dan dibawa ke kamar mayat RSUD Kertosono Baru.
Kecelakaan maut itu bermula saat bus PO Mira dengan nomor polisi (Nopol) S 7217 W Tengah berjalan dari arah barat menuju timur Desa Kepuh Kecamatan Kertosono
Saat sampai di lokasi kejadian bus tersebut tidak mengurangi kecepatan meski makan marka jalan
“Bus dari arah barat berjalan dengan kecepatan tinggi, yakni sekitar 80 KM per jam. Saat sampai di tikungan PT Jaker dan pengemudi tidak mengurangi kecepatan,” jelas Kanitlantas Polres Nganjuk Iptu Roni andreas.
Kemudian dari arah berlawanan melaju bus Pariwisata yang mengangkut rombongan mahasiswa Universitas Sanata Darma Fakultas Ekonomi Nopol AE 7262 UP. Karena bus juga berjalan dari timur ke barat tidak dapat terhindarkan.
“Ketiga penumpang bus Mira asal Nganjuk itu langsung meninggal di lokasi kejadian. Kemudian jenazah kita evakuasi ke RSUD Kertosono,” sambung Roni.(tobing)
Sumber : wartajatim.com

