By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Penjudi Sabung Ayam Kocar-kacir Saat Digrebek Polres Sidrap
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Penjudi Sabung Ayam Kocar-kacir Saat Digrebek Polres Sidrap
KRIMINAL

Penjudi Sabung Ayam Kocar-kacir Saat Digrebek Polres Sidrap

redaksi
Last updated: 11 Maret 2017 2:54 am
redaksi
Published: 11 Maret 2017
Share
SHARE

Dulu, sabung ayam digelar sebagai ritual keagamaan dan hajatan

Sidrap, PNR.id – Sembilan pria yang kedapatan tengah menggelar judi sabung ayam di Desa Kalosi Alau Kecamatan Dua Pitue Kabupaten Sidrap Sulsel, tak berkutik ketika arena judi tersebut digerebek oleh petugas dari Satuan Intelkam Polres Sidrap, Selasa (7/3/2017) malam.

Kesembilan penjudi, yaitu “PK” (42), “I” (41), “P” (40), “S” (31), “D” (35), “M” (38), “L” (60), “A” (55) dan “J” (45), tak menyadari, jika warga sekitar sudah mengendus praktik perjudian yang kerap mereka lakukan di lokasi tersebut, hingga warga segera melaporkan hal itu pada polisi.

Kasat Intelkam Polres Sidrap, AKP M. Ali menuturkan, petugas langsung terjun ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi dari masyarakat tersebut. “Saat petugas datang, para pelaku sedang asyik melakukan judi sabung ayam itu,” kata Ali Kepada media, Rabu (8/3/2017) pagi.

Petugas kemudian menggelandang para pelaku judi tersebut ke Mapolres Sidrap, berikut barang bukti berupa tiga ekor ayam jantan, uang sebesar Rp445 ribu dan Karet gulung sebagai arena judi sabung ayam.

“Pelaku langsung kita serahkan ke Satuan Reskrim Polres Sidrap guna Proses lebih lanjut ” tutup Ali.

Dulu, sabung ayam digelar sebagai ritual

Pada era saat ini tidak jarang kita jumpai sabung ayam di berbagai tempat, dahulu penyelenggaraan sabung ayam kerap kali berhubungan dengan ritual keagamaan dan hajatan, namun seiring bergantinya waktu bahwa kebudayaan mempunyai sifat yang berubah dari satu saat ke saat lainnya dalam proses penerusannya dari satu generasi ke generasi berikutnya tak selamanya sama.

Bahwa selanjutnya kebudayaan lama berbeda dengan kebudayaan yang baru. Bahwa pengaruhnya terhadap perilaku masyarakat sangatlah terlihat dan itu bisa dilihat dengan berubahnya fungsional dari kebudayaan sabung ayam itu sendiri yang dahulu sabung ayam dijadikan ritual. Pada masi kini fungsi sabung ayam itu sendiri telah beralih fungsi.

Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta “budhayah” yang berarti hal-hal yang bersangkutan dengan budi dan akal (Soerjono Soekanto,1990). Kita tahu bahwa sabung ayam sendiri merupakan kebudayaan asli indonesia yang sudah ratusan tahun bahkan keadaanya selalu diadakaan saat upacara keagamaan dan ritual-ritual suci.

Namun saat ini, Sabung ayam yang dalam pertandinganya selalu ada yang mengalami menang dan kalah, dari hal itu masyarakat menggunakannya sebagai hiburan bahkan perjudian. Keaadaan perjudian yang penyelenggaraanya dibatasi oleh sejumlah ketentuan seperti harus dilakukan dalam konteks upacara nyatanya belum bisa dilaksanakan semestinya, bahkan keberadaanya semakin marak di area rumah warga yang mempunyai area luas dengan hanya ditutup pagar seng melingkar untuk menghindari dari gerbekan pihak berwajib.

Namun saat ini keberadaan perjudian sabung ayam kian marak bahkan dampak dari sabung ayam tersebut terhadap masyarakat sosial sangat terasa ditambah dalam prakteknya saat ini  para anggota masyarakat yang ikut serta dalam perjudian sabung ayam telah mendirikan sebuah kelompok atau orgaisasi, serta keuntungan, dan suatu gengsi membuat nya memiliki becking seorang aparat yang membuatnya disegani dan sulit terlacak oleh pihak berwajib. Selain itu dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat lain sudah jelas yaitu mengganggu kestabilan masyarakat.

Saat ini keberadaan desa tak jauh berbeda dengan perkotaan. Di desa yang banyak warganya hidup sebagai pengangguran ataupun wiraswasta menjadi pemicu maraknya sabung ayam. Masyarakat yang tidak bekerja dan cenderung menghabiskan waktu luang dengan hal hal yang negatif semacam itu.

Serta sabung ayam yang membutuhkan banyak ayam. Dimana dalam laga besar dan beberapa ronde yang digelar pemain bisa menghabiskan puluhan ayam jago yang masing- masing harganya  tidak murah. Dan sudah bisa ditebak dampak negatifnya.

Keadaan masyarakat yang banyak menganggur dan hobi bersabung ayam serta membutuhkan banyak dana mau tak mau banyak anggota masyarakat yang melakukan tindakan-tindakan kriminal seperti mencuri merampok atau sebagainya.

Sudah jelas bahwa disamping sabung ayam juga memiliki dampak positif melestarikan budaya leluhur, Sabung ayam lebih banyak sekali menimbulkan dampak yang negatif seperti yang dipaparkan diatas. (Alimin)

You Might Also Like

Prihatin Kasus Kekerasan Anak dan KDRT Meningkat, Mensos Risma Adakan Lawatan ke Sidoarjo
Akhirnya Polres Jember Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Misterius 9 tahun Silam
Ibu Pembuang Bayi di Jabaran Balongbendo, Ternyata Mengidap Gangguan Jiwa
Satreskrim Polresta Sidoarjo Berhasil Bongkar Perdagangan HandPhone Rekondisi
Polresta Mojokerto Berhasil Menguak Kasus Suami Jual Istri
TAGGED:Makkasarsabung ayam
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing

Redaksi
By Redaksi
30 September 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?