close

Mojokerto, PRN.id – Seruan pemerintah daerah kabupaten Mojokerto terkait penertipan parkir kendaraan bermotor di tepi jalan umum dan retribusi tempat khusus ternyata tidak diindahkan oleh menejemen Rumah Sakit Sido Waras Bangsal Mojokerto, pasalnya parkir RS Sido Waras diduga masih banyak penyimpangan yang berindikasi adanya pungli.

Dalam prakteknya parkir kendaraan di RS Sido Waras selain fasilitas yang kurang memadai seperti halnya tidak adanya atap yang melindungi sepeda motor dari terik matahari dan hujan juga tarip yang dikenakan oleh petugas parkir sangat memberatkan konsumen.

Berdasarkan pengaduan dari masyarakat pimpinan redaksi penarakyatnews pada sabtu 8/4 investigasi hal tersebut dan membuktikan kebenaran dari keluhan masyarakat dan ternyata parkir RS Sido Waras diduga banyak penyimpangannya, di tembok terdapat daftar tarif parkir seperti halnya sepeda motor 2000 untuk sekali parkir, saat petugas parkir dibayar 2000 ternyata minta tambahan lagi 1000 dengan alasan parkir orang luar.

Fakta ini jelas-jelas merugikan dan memberatkan konsumen, pasalnya tarif retribusi parkir rumah sakit Sido Waras yang terpampang ditembok saja sudah tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Bupati Mojokerto nomor 58 tahun 2013 pasal 3 ayat (d) tentang retribusi parkir di rumah sakit yaitu : jenis kendaraan sepeda 500, sepeda motor 1000, mobil (sedan, jeep, pick up dan sejenisnya) 1500, untuk sekali parkir sedangkan untuk parkir 24 jam sepeda motor 2500, mobil 5000.

Menurut Simon dari LSM Landas Mojokerto “ hal ini harus diluruskan dan apabila dalam penerapannya menyimpang ini dapat disebut pungli dan menejemen Rumah Sakit Sido Waras harus bertanggung jawab terhadap kebijakan menyimpang ini”  tandas Simon.

Sementara berita ini diturunkan belum mendapat keterangan dari menejemen RS. Sido Waras Bangsal Mojokerto. (sh07)

Tags : DishubDispendaMojokertoParkir
putri pena

The author putri pena

Leave a Response

*